Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP Abraham Lunggana (Lulung) menyebut jebolnya tanggul penahan air laut di kawasan komplek perumahan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara karena adanya proyek reklamasi di Teluk Jakarta.
Jebolnya tanggul yang terjadi pada Jumat (3/5/2016) itu membuat sejumlah rumah di dekat kediaman Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ada di Jakarta Utara ikut terendam.
"Itu akibat dampak reklamasi, apalagi reklamasi yang sudah dilaksanakan belum memiliki antisipasi berak water yang seharusnya bisa mengantisipasi air ke daratan," ujar Lulung saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/6/2016).
Menurut Lulung, Ahok selama ini selalu mementingkan keberlangsungan proyek reklamasi tanpa memikirkan dampaknya ke masyarakat.
Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu juga meminta kepada Ahok untuk bisa menaati hukum setelah adanya putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara yang mengabulkan gugatan warga Jakarta Utara soal reklamasi, dan meminta Pemerintah Provinsi DKI untuk menghentikan segala bentuk proyek reklamasi.
"Kalau sekarang kan Ahok lebih mementingkan reklamasi dari pada kepentingan masyarakat, akhirnya ya terjadi lah itu (tanggul) jebol. Itu baru pasang biasa, belum lagi ditambah hujan kan," kata Lulung.
Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Denny Wahyu membantah jebolnya tanggul di dekat kediaman Ahok akibat adanya pengerukan teluk Jakarta alias reklamasi.
"Bukan karena reklamasi. Ini karena memang siklusnya masuk pasang tinggi," ujar Denny saat dihubungi.
Tanggul jebol yang terjadi di Pantai Mutiara dikatakan Denny terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, hal ini karena air laut pasang, sehingga membuat sejumlah wilayah di Jakarta Utara terendam.
"Menurut pemantauan tinggi muka air di Pasar Ikan mencapai 245 sentimeter. Dan kemudian terjadi retakan di tanggul yang kemudian menyebabkan tanggul jebol," jelas Denny.
Secara terpisah, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir yang sempat menggenangi RT 15 / RW 16 Blok R, Blok S, RT 15 / RW 16 Blok T, Blok U Apartemen Regata dengan ketinggian air saat itu mencapai 30-100 sentimeter kini telah berhasil diatasi.
"Pada Sabtu (4/6/2016) pukul 03.00 Wib tanggul darurat berhasil dibangun. Tinggi banjir atau rob mulai surut. Kendaraan sudah dapat melalui sebagian daerah yang terendam rob," kata Sutopo.
Berita Terkait
-
Tanggul Sungai Kalimalang Jebol! Ratusan Keluarga di Karawang Terendam Banjir
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
-
Tinjau Tanggul Baswedan yang Ambruk, Pramono Janji Buatkan Baru Dengan Tinggi 40 Meter
-
Delapan Tanggul di Jaksel Roboh dan Longsor, Pemprov DKI Gerak Cepat Lakukan Perbaikan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru