Suara.com - Seorang warga Desa Keude Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh menemukan satu unit granat aktif, Selasa (14/6/2016) dinihari.
Kapolsek Dewantara AKP Pitriadi mengatakan benda berbahaya dan berdaya ledak tinggi itu ditemukan oleh Aulia Rahman (26). Warga Dusun Cot Trieng, Desa Keude Krueng Geukuh ini menemukan granat di belakang rumahnya sekitar pukul 00.10 WIB.
Warga lalu membawa benda itu ke dekat bekas rel kereta api, atau tepatnya di depan SDN 6 Dewantara. Setelah itu, warga lalu melapor ke kepolisian. Ia mengatakan benda berbahaya tersebut diduga peledak bawah air.
"Benda yang diduga bom yang ditemukan di belakang rumah Aulia Rahman adalah bahan peledak aktif, sejenis bom di bawah air," ungkap Kapolsek.
Keberadaan bahan peledak tersebut langsung didatangi oleh tim Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen B Pelopor Brimob, Jeulikat, Lhokseumawe.
Proses evakuasi granat dilakukan oleh petugas Jibom dengan sangat hati-hati serta menggunakan baju pelindung khusus sesuai dengan standar operasional prosedur pengamanan benda berbahaya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata
-
Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi
-
Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan