Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Duta Besar RI untuk Republik Kroasia Alexander Litaay saat menjalankan tugas di negara tersebut.
"Bapak Alexander Litaay menjalankan tugasnya di Kroasia sejak awal Maret 2016. Beliau memiliki semangat yang besar untuk memberikan sumbangsihnya bagi peningkatan hubungan bilateral dengan Kroasia," kata Menlu melalui pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (26/6).
"Semoga keluarga Bapak Alexander Litaay diberikan kekuatan dan kesabaran selalu dalam menghadapi cobaan ini", lanjut Menlu.
Berdasarkan keterangan Kemlu, Dubes Alex meninggal pada Minggu (26/6) di Rumah Sakit Dubrava, Zagreb, Kroasia, karena penyakit jantung.
Dubes Alex telah menderita sakit jantung dan stroke sejak 23 April 2016 dan berada dalam kondisi koma sejak tanggal 25 April 2016.
Dia wafat dalam usia 68 tahun dan meninggalkan seorang istri serta 3 orang anak.
Alex Litaay adalah politisi PDIP kelahiran Ambon, Maluku, yang dilantik menjadi duta besar RI untuk Kroasia oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2016.
Ucapan belasungkawa kepada keluarga Dubes Alexander Litaay juga disampaikan oleh beberapa politisi PDIP, antara lain Eva Kusuma Sundari dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38
-
Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar
-
Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI
-
Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'
-
Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya
-
Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego
-
KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego