Suara.com - Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan menutup salah satu lubang tambak rakyat yang berada di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara.
"Alasan penutupan ini, karena di lokasi tersebut terjadi tindakan perkelahian dan penganiayaan sampai ada korban meninggal. Makanya ditutup untuk dilakukan penyelidikan," kata Kepala Polres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana di Ratahan, Minggu.
Tindakan kriminal tersebut menjadi perhatian serius dari pihak Polres Minahasa Selata karena berada di kawasan pertambangan rakyat.
"Makanya kita turunkan tim khusus untuk melakukan penutupan lokasi tambang ini, dan langsung dipasang garis polisi," ujar Perdana.
Selain itu, kata Perdana, pihaknya menyiagakan petugas untuk melakukan penjagaan di lokasi tambang yang bermasalah tersebut.
"Kita tetap siagakan petugas untuk menjaga stabilitas keamanan dan cipta kondisi, khususnya di daerah tersebut," katanya.
Perdana pun memintakan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondisi keamanan dan ketertiban, serta tidak terpancing isu-isu provokasi.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan AKP Ali Taher mengungkapkan, pihaknya saat ini telah menangkap terduga pelaku penganiyaan di lokasi tambang yang berjumlah tujuh orang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Dirut IAT: Ada 7 Kru Pesawat ATR 42 yang Hilang di Maros
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
-
Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta
-
Pakar Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan dari Perairan Tercemar Sampah Muara Baru
-
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi
-
Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir
-
Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini
-
Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor
-
Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor