Suara.com - Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah, mengatakan, Kapolri Jendral Tito Karnavian akan mengemban tugas yang jauh lebih berat dibandingkan beberapa Kapolri sebelumnya.
"Selamat kepada Pak Tito, tetapi sekali lagi saya ingatkan kepada beliau, kita tahu bahwa harapan kepada Pak Tito ini lebih besar daripada Kapolri yang pernah ada, terutama dalam fase kepemimpinan Pak SBY dan Pak Jokowi dalam13 tahun belakangan ini," kata Fahri, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/7/2016).
Pernyataan Fahri tersebut didasarkan pada fakta, bahwa untuk pertama kalinya seorang Kapolri muda akan memimpin sebuah institusi yang di dalamnya terdapat banyak senior. Fahri mengatakan, Kepolisian merupakan inti dari penegakan hukum di Indonesia.
"Harapan kepada Pak Tito itu lebih besar, harapan lebih besar ini keluar dari fakta bahwa ini untuk pertama kali seorang polisi muda, bisa saya bilang jenderal muda, dipilih melompati senior-seniornya untuk memimpin lembaga penegakan hukum yang merupakan inti dari penegakan hukum di republik kita ini," tutur Fahri.
Fahri melanjutkan, Tito mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kepada publik, bahwa generasi muda bisa membawa perbaikan di tubuh Polri. Katanya, selama ini publik mengasumsikan bahwa kebangkitan generasi muda akan berimplikasi pada lahirnya sebuah gerakan reformasi.
Asumsi ini juga berlaku dalam sebuah lembaga. Jika generasi muda yang memegang tongkat kepemimpinan, maka reformasi kelembagaan akan tercipta.
"Ini menciptakan harapan yang juga besar. Fakta bahwa, karena pak Tito ini mewakili, kalangan muda, orang selalu membayangkan bahwa lahirnya kelompok muda di dalam tubuh suatu lembaga, itu akan berimplikasi kepada reformasi kelembagaan yang mendasar," kata Fahri.
Jika demikian yang akan terjadi, Fahri berharap supaya Tito bisa bersikap inklusif atau terbuka, baik kepada internal kepolisian maupun kepada publik. Dengan demikian, maka citra buruk yang selamat ini melekat di institusi Kepolisian, secara perlahan akan terkikis.
"Itulah sebabnya kita berharap agar pak Tito mensosialisasikan reformasi kelembagaan yang lebih komprehensif. Pertama-tama kita ingin rencana ini diungkapkan secara terbuka, supaya citra buruk yang ada dan melekat pada sebagian masyarakat kita kepada Kepolisian, itu pelan-pelan juga hilang," kata Fahri.
"Ini penting sekali karena tentu kita ingin masyarakat mengapresiasi Kepolisian kita secara lebih baik," pungkas Fahri.
Tag
Berita Terkait
-
Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Hasil Uji Rambut Positif, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Simpan Sabu dan Ekstasi di Rumah
-
Hentikan Provokasi! Spanduk Penolakan GBI Pasar Baru Jambi Coreng Nilai Toleransi dan Konstitusi
-
Masjid UGM Bagi 1.500 Porsi Buka Puasa Gratis Setiap Hari, Cek Jadwal dan Rangkaian Ramadan Kampus!
-
Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah
-
Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara
-
Mengintip Suasana Ramadan Komunitas Islam Syiah di Pejaten
-
Jokowi Mau UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Boyamin MAKI: Jangan Cari Muka!
-
Viral Bus Transjakarta Berasap hingga Keluar Cairan Hijau di Halte Pancoran, 59 Armada Diperiksa
-
Masjid Jogokariyan Siapkan 3.800 Porsi Buka Puasa, Jadi Ajang Lomba Kebaikan Ibu-ibu Saat Ramadan
-
Tembok Pagar Setinggi 5 Meter Roboh Timpa Pelataran SMPN 182 Jaksel, Diduga Akibat Tanah Labil