Suara.com - Perusahaan energi terbesar di India, Indian Oil Corp berinvestasi untuk membangun energi terbarukan. Salah satunya, perusahaan ini membangun panel surya berdaya listrik sampai 1 gigawatt.
Indian Oil Corp berinvestasi bersama Oil India Ltd di Madhya Pradesh. Pembangunan ini menyusul janji Perdana Menteri Narendra Modi untuk membangun energi alternatif untuk mengurangi polusi.
"Kami sudah memiliki beberapa kapasitas angin, dan sekarang kami ingin memposisikan diri besar dalam surya," kata Dinesh Kumar Sarraf, Kepala Oil & Natural Gas Corp seperti dilasir Bloomberg.
Total investasi yang mereka keluarkan 2,5 triliun rupee atau sekitar 37 miliar dolar Amerika Serikat. Energi terbarukan itu akan dibangun selama 25 tahun ke depan.
Sebelumnya, perusahaan-perusahaan India terinspirasi dengan gerakan 'go green' dari Eropa dan Asia. Salah satunya China Guodian Corp yang mulai membangun energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan listri nasioal.
Indian Oil mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa proyek ini dalam tahap awal. Pejabat di Oil India tidak tersedia untuk komentar.
CLP India, sebuah unit dari Hong Kong yang terdaftar CLP Holdings Ltd, juga memiliki 1,1 gigawatt kapasitas energi terbarukan. Modi ditagih janjinya untuk memuluskan mega proyek itu. (Bloomberg)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba