Jaksa Penuntut Umum (JPU) bakal menghadirkan empat saksi dari pegawai Kafe Olivier di sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).
"Jumlahnya empat orang dari pegawai Olivier semua," kata salah satu kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo Sukinto saat dikonfirmasi wartawan.
Menurutnya, dua saksi yang akan dihadirkan JPU yakni Devi selaku Manager Kafe Olivier dan seorang kasir bernama Jukiyah. Yudi mengaku belum mengetahui dua saksi lainnya yang rencananya akan dihadirkan JPU.
Namun Yudi memastikan tim Kuasa Hukum Jessica siap menjalani persidangan kasus Kopi Maut Mirna yang telah menjerat kliennya.
"Kami pelajari berkas saja dari para saksi," kata Yudi.
Adapun dua saksi Devi dan Jukiyah memang sebelumnya telah diagendakan di persidangan sebelumnya. Namun keduanya gagal memberikan kesaksian lantaran ada kendala waktu dan ada agenda lain yang harus dipenuhi Majelis Hakim. Maka, sidang ketujuh tersebut ditunda oleh Ketua Majelis Hakim Kisworo yang memimpin sidang tersebut.
JPU sebelumnya telah menghadirkan saksi-saksi yang merupakan pegawai Olivier. Mereka adalah resepsionis Kafe, Aprilia Cindy, Rangga selaku Barista, Yohannes selaku bartender dan dua pelayan kafe Olivier bernama Marlon Alex Napitupulu, Agus Tri. Keluarga Mirna mulai dari sang ayah, Edi Darmawan Salihin, saudara kembar Mirna, I Made Sendy Salihin, dan suami Mirna, Arief Soemarco juga sebelumnya telah dihadirkan di persidangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh