Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia dinobatkan sebagai maskapai paling dicintai di dunia berdasarkan survei yang dilakukan SkyTrax. SkyTrax adalah lembaga independen pemeringkat maskapai dunia yang berkedudukan di London, Inggris.
Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo mengatakan Garuda Indonesia berhasil menempati peringkat pertama sebagai maskapai yang paling dicintai di dunia dengan nilai kepuasan 85 persen di antara lebih dari 420 maskapai di seluruh dunia yang masuk dalam survei Skytrax tersebut.
Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi dan dukungan masyarakat dunia pada survei tersebut terhadap Garuda Indonesia.
"Penghargaan ini membanggakan tapi sekaligus juga menjadi tantangan tersendiri bagi Garuda Indonesia untuk selalu memberikan yang terbaik bagi para penumpangnya," kata dia, Selasa (9/8/2016).
Namun, Arif menambahkan kiranya perlu diingat keberhasilan itu tidak terlepas dari ribuan tangan yang bekerja keras untuk selalu memberikan layanan terbaik sebagi maskapai bintang lima bagi pelanggannya.
Penilaian survei untuk kategori "Maskapai Paling Dicintai Di Dunia" tersebut melibatkan beberapa aspek diantaranya adalah aspek kenyamanan kursi pesawat, pelayanan di pesawat (onboard services), onboard wifi, pelayanan di bandara (airport services), hingga aspek nilai ekonomis layanan penerbangan.
Sementara itu, beberapa waktu yang lalu Garuda Indonesia juga berhasil dinobatkan sebagai salah satu maskapai paling dicintai di dunia oleh aplikasi TripAdvisor.
Survei tersebut dilakukan terhadap maskapai penerbangan dalam 49 negara dan 29 bahasa. (Antara)
Berita Terkait
-
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Mulai Beroperasi 9 Agustus 2016
-
Garuda akan Dongkrak Pendapatan Usaha Lewat E-Commerce
-
Garuda Indonesia Rugi 63,2 Juta Dolar AS di Semester I 2016
-
Garuda Sajikan Masakan Nusantara di Penerbangan dari Inggris
-
Tiket Garuda Indonesia Jurusan Biak-Makassar-Jakarta Habis
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi