Suara.com - Sekelompok warga yang mengatasnamakan Relawan Jakarta Satu menunjukkan dukungan mereka kepada kader PDI Perjuangan Boy Sadikin sebagai calon gubernur Jakarta di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka berharap PDI Perjuangan mengusung Boy ke pilkada Jakarta periode 2017-2022.
Boy merupakan putra mantan Gubernur Jakarta Ali Sadikin. Dia telah mundur dari posisi Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta gara-gara memiliki masalah internal partai.
"Kami dari relawan Jakarta Satu mendukung Boy Sadikin jadi calon gubernur DKI. Kami membawa aspirasi masyarakat kecil, kelompok pengamen jalanan, komunitas supir bajaj dan lainnya," kata Koordinator Relawan Jakarta Satu Charles P. B. Simarmata di kantor DPP PDI Perjuangan.
Mereka membentangkan spanduk berisi dukungan kepada Boy.
Charles mengklaim banyak masyarakat kelas bawah yang mendukung Boy maju ke pilkada. Menurut dia hal itu ditandai dengan banyaknya warga yang menandatangani spanduk pada saat berlangsung car free day.
"Kami juga sudah lama melakukan gerakan untuk mencari dukungan masyarakat terhadap bang Boy maju pilkada DKI," ujar dia.
Dia berharap DPP PDI Perjuangan mempertimbangkan permohonan mereka agar Boy diusung.
"Tujuan kami memberikan rangkaian kegiatan selama delapan bulan ke DPP PDIP. Banyak suara arus bawah yang ingin Boy maju, karena gubernur sekarang yaitu Ahok lebih banyak menyengsarakan masyarakat kecil," tutur dia.
Dia yakin Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan memilih Boy daripada Ahok.
"Sampai detik ini kami yakin Ibu Mega tak akan mendukung Ahok. Kami percaya Ibu Mega pasti dukung Boy, pasti Ibu Mega mendukung kadernya. Saat ini di DKI kader terbaik PDIP adalah Boy Sadikin," kata dia.
Berita Terkait
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya
-
Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial
-
Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan
-
Guntur Romli Singgung Pernyataan JK: Jokowi Dinilai Berkhianat ke Banyak Tokoh
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?