Suara.com - Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, kembali mendapat guyuran bonus. Setelah sebelumnya dibanjiri bonus oleh PB Djarum dan Kementerian Pemuda dan Olahraga, kali ini giliran maskapai penerbangan Air Asia yang memberi apresiasi serupa.
Pasangan peringkat tiga dunia itu digratiskan naik pesawat Air Asia seumur hidup, kapanpun dan kemanapun di 120 destinasi Air Asia, termasuk ke Australia dan Jepang. Apresiasi ini sebagai bentuk keberhasilan Tontowi/Liliyana meraih emas di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro lalu.
Penyerahan hadiah dilakukan langsung Group CEO Air Asia, Tony Fernandes, Kamis (8/9/2016) di Hotel JW Marriott, Bangkok, Thailand.
Dalam acara bertajuk ASEAN Heroes 2016 ini, turut hadir para peraih medali emas, perak dan perunggu dari berbagai negara di ASEAN seperti Thailand, Malaysia dan Vietnam di Olimpiade 2016 lalu.
"Pencapaian atlet-atlet negara-negara ASEAN begitu memukau di Olimpiade 2016. Kami berharap apresiasi ini akan memotivasi atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, serta memacu 700 juta masyarakat ASEAN untuk mengejar mimpi untuk berprestasi," kata Fernandes dalam sambutannya.
"Kami tahu sulitnya perjuangan seorang atlet menuju juara, mulai dari mencari sponsor, cari bantuan dari pemerintah, makanya kami ingin memberikan dukungan agar atlet-atlet di negara ASEAN bisa meraih lebih banyak lagi medali di Tokyo."
"Saya mencintai ASEAN dan menikmati hidup di negara ASEAN, tidak ada tempat lain di dunia ini yang jaraknya hanya beberapa jam saja tetapi memiliki keanekaragaman yang begitu kaya," tutur Fernandes.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Gita Wirjawan, yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan perhatian Air Asia.
"Ini merupakan sebuah apresiasi yang sangat luar biasa dari Air Asia, juga merupakan bentuk perhatian kepada atlet-atlet berprestasi yang sudah mengharumkan nama negara dan tentunya regional ASEAN di arena sebesar olimpiade," tutur Gita.
Di lain pihak, Tontowi/Liliyana tidak menyangka akan mendapat hadiah istimewa ini.
"Awalnya tahu dari wartawan, kemudian saya posting di Instagram dan mempertanyakan apakah ini benar. Tak disangka-sangka langsung dibalas sama Tony Fernandes, beliau mengiyakan sekaligus menjelaskan soal hadiah ini, baru kemudian kami mendapat email resmi dari beliau. Top banget hadiahnya," ujar Butet, sapaan Liliyana.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Tony Fernandes dan Air Asia atas apresiasi ini, kami sangat menghargainya. Semoga kedepannya banyak pengusaha yang juga memberi perhatian kepada atlet Indonesia yang berprestasi," tutur Owi, sapaan akrab Tontowi.
Selain Tontowi/Liliyana, dua peraih medali perak di cabang angkat besi, Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni juga mendapatkan hadiah terbang gratis selama lima tahun. Pada kesempatan ini, Eko dan Sri berhalangan hadir di Bangkok.
Dari cabang bulutangkis, tiga peraih perak dari Negeri Jiran Malaysia juga dihadiahi tiket gratis selama lima tahun, mereka adalah Lee Chong Wei, Goh V Shem/Tan Wee Kiong serta Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Sedangkan peraih perunggu mendapat tiket gratis selama tiga tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang