Suara.com - Seorang lelaki berusia 40 tahun ditangkap setelah memeriksakan 'istrinya' yang hamil ke rumah sakit. Penangkapan dilakukan setelah sang 'istri' diketahui masih berusia 12 tahun.
Tidak disebutkan nama remaja putri yang diakui sebagai istri si lelaki. Bersama mereka, ada pula seorang perempuan lain yang diakui sebagai mertua si lelaki.
Si lelaki dan remaja itu awalnya datang ke Rumah Sakit Pusat Xuzhou, Provinsi Jiangsu. Ia meminta tim medis memeriksa kandungan si remaja yang katanya sedang hamil tiga bulan.
Sejumlah foto yang beredar di dunia maya memperlihatkan perut si remaja yang membesar dan penuh dengan "stretch mark".
Namun, tim medis segera memanggil polisi ketika si lelaki dan perempuan lain yang menemaninya, mengatakan bahwa usia si remaja sudah 20 tahun.
Ketika tim dokter bertanya kepada si remaja, mereka tidak mendapatkan jawaban sebab si remaja ternyata tidak bisa berbicara dalam Bahasa Mandarin.
"Jelas sekali dia masih anak-anak. Ia sama sekali belum berusia 20 tahun," ujar seorang staf rumah sakit seperti dikutip Metro.
Kabarnya, si lelaki menjawab pertanyaan tim dokter dengan demikian: "Saya membawanya kemari untuk diperiksa, lakukan saja pekerjaan Anda. Jangan banyak bertanya".
Ketika petugas kepolisian tiba di rumah sakit, mereka mendapati bahwa si remaja putri sama sekali tidak memiliki tanda pengenal. Kuat dugaan, remaja tersebut berasal dari sebuah negara di kawasan Asia Tenggara. Namun, belum dapat dipastikan dari negara mana. (Metro)
Berita Terkait
-
Lika-liku Perasaan Remaja: Dear G Hadirkan Kisah Romansa Berbalut Teka-teki
-
Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!
-
5 Rekomendasi Micellar Water Buat Remaja: Aman di Kulit, Pas di Kantong!
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Kecil-kecil Jadi Begal: 4 Remaja di Tangerang Diringkus Berikut Pistol Rakitan Kaliber 5,56 Mm
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat