Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan sementara kegiatan ibadah di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Jalan Tanjung Barat Lama, nomor 148 A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sebab ada warga yang protes ada ibadah di sana.
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah meminta pengurus GBKP untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan dengan peruntukan tempat ibadah.
"Karena dulu sudah ada kesalahan dia bangun Gereja dari pemda juga, yang salah dia sudah bangun Gereja bentuk Gereja, (pemerintah) kasih IMB-nya itu ruko karena untuk menghindari orang protes," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/10/2016).
Ahok meminta peristiwa serupa tak terulang. Untuk itu ia berharap Pemprov DKI bisa lebih hati-hati dalam mengeluarkan IMB. Dia juga meminta kepada masyarakat Jakarta yang ingin mendirikan tempat ibadah harus mengikuti aturan yang sudah ada.
"Tapi kalau Gereja lama ya sudah ya kan? Yang sekarang masalahanya kak protes ijinnya belum ada, jadi ya kita pindahkan dulu ke kecamatan untuk ibadah, gitu saja," ujar Ahok.
Diketahui, Para jemaat GBKP diberi kesempatan untuk beribadah di kantor Kecamatan Pasar Minggu sembari menunggu rampungnya pengurusan IMB rumah ibadah. Solusi tersebut didapat jemaat setelah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama guna membicarakan status IMB rumah ibadah tersebut.
Seperti diketahui, pada 27 September 2016, Lurah Tanjung Barat mengeluarkan surat yang isinya meminta Pengurus GBKP Pasar Minggu untuk menghentikan kegiatan GBKP Pasar Minggu sesuai kesepakatan rapat pada 22 Juni 2016.
"Setelah kami bertemu pak Ahok langsung instruksikan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, untuk memproses IMB, rumah ibadah bagi jemaat GBKP Pasar Minggu," kata Pendeta Penrad Siagian di Jalan Tanjung Barat Lama, nomor 148 A Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (8/10/2016).
Selanjutnya selama proses izin IMB tersebut keluar, para Jemaat sementara akan dipindahkan untuk beribadah di kantor Kecamatan Pasar Minggu.
"Selama masa pengurusan IMB, pak Ahok meminta untuk sementara jemaat untuk beribadah di ruang serba guna kantor Kecamatan Pasar Minggu," ujar Pendeta Penrad .
Penrad berharap, pengurusan IMB tidak berlarut-larut sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi para jemaat GBKP tersebut.
"Kami mendorong pemerintah, untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya sehingga pengurusan IMB, rumah ibadah tidak berlarut larut dan menimbulkan ketidakpastian. Sehingga jemaat dapat kembali beribadah sebagaimana mestinya," kata Penrad.
Berita Terkait
-
Tim Ahok-Djarot: Demokrasi Mundur Memilih SARA daripada Kinerja
-
GP Ansor DKI: Ahok Jangan Campuri Agama Kami dan Ajarkan SARA
-
Dukung Ahok, Romy Nilai Kubu Djan Ingin Pecah Suara
-
Ini Seruan Kesal Aa Gym ke Ahok karena Komentari Isi Al Quran
-
Edit VIdeo Ahok Ucap Quran, Pemilik Akun Si Bunni Yani Diburu
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno