Suara.com - Kelompok ekstrimis ISIS gencarkan kegiatan perekrutan anggota baru menyusul mulai menyusutnya jumlah militan mereka akibat gempuran yang dilakukan berbagai kelompok, baik di Suriah maupun Irak.
Selain kabarnya ISIS merekrut anak-anak di bawah umur untuk dipersiapkan sebagai militan di masa depan, kini kelompok itu dikabarkan menggelar audisi perekrutan anggota baru.
Uniknya, sistem audisinya mirip seperti kontes menyanyi yang banyak digelar di berbagai negara, X-Factor. Caranya, sang peserta akan di tes ingatan bacaan Al-Quran.
Pihak ISIS pun kabarnya menyediakan hadiah 100 ribu pound Suriah atau setara 378 poundsterling jika mereka bisa memenangi tes ingatan tersebut.
Brosur untuk kompetisi itu telah disebarkan pihak ISIS di sekitar kota Raqqa, Suriah, yang diklaim sebagai ibu kota dari kekhilafahan ISIS.
Sementara itu, seorang ahli keamanan Timur Tengah mengingatkan para warga untuk berhati-hati dengan audisi tersebut. Pasalnya, tak ada jaminan keselamatan bagi peserta audisi yang gagal.
"Saya tidak akan mengikuti berbagai kompetisi yang berada di bawah naungan ISIS," kata seorang ahli tersebut seperti dikutip dari Daily Star.
"Bagi pemenang, mungkin akan dipuji sebagai ahli agama. Tapi, saya tak ingin berspekulasi atas apa yang akan terjadi kepada orang yang pengetahuan tentang Al-Quran ternyata ditemukan masih kurang," lanjutnya.
Kebrutalan pihak ISIS sudah terkenal ke seantero dunia. Mereka tak segan-segan membunuh orang-orang yang dianggap sebagai musuh. Atau memotong tangan seseorang yang dituduh pencuri, tanpa adanya proses persidangan. (Daily Star)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed
Dewi Perssik Ingin Cari Lelaki yang Langsung Ajak Nikah
Mendadak, Ayah Mirna Minta Maaf ke Pengacara Jessica
Asty Ananta Tunjukkan Foto Menikah Secara Islam
Gatot Brajamusti Tak Percaya Reza Tega Laporkan Dirinya
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, DPR Segera Panggil Kementerian Haji Bahas Nasib Jemaah Umrah
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Pengamat: BHR untuk Mitra Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
-
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Sering Telat, DPR Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
-
Kubu Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp622 M: Nilainya Berubah-ubah
-
Hak Korban Kekerasan Seksual Terabaikan, LBH APIK Kritik Penerapan RJ dan Pemotongan Anggaran
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia