Suara.com - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo bertindak cepat atas gebrakan Presiden Joko Widodo yang ingin memberantas pungutan liar (pungli). Ia meminta Pejabat Sekretaris Provinsi Lampung, Sutono untuk membentuk satuan tugas (satgas) pemberantasan pungli.
Menurut Ridho, program ini termasuk pelayanan publik yang menjadi fokus pembenahan pemerintahannya. Satgas memberi perhatian khusus terhadap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melayani masyarakat dalam hal ini perizinan.
“Inilah momentum yang bagus, karena sejak awal dalam visi-misi yang kami usung, pemberantasan pungli merupakan salah satu prioritas,” katanya di Bandar Lampung, Jumat (14/10/2016).
Pemberantasan pungli tercantum dalam visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Ridho-Bachtiar. Menurut Ridho, provinsi berjuluk “Sang Bumi Ruwai Jurai” ini unggul di bidang agroindustri.
“Namun sangat disayangkan, potensi agrobisnis Lampung yang sangat besar ini belum dapat dimaksimalkan karena terhambat infrastruktur yang kurang memadai, gangguan keamanan, dan berbagai pungutan liar. Akibatnya, input produksi yang dibutuhkan untuk masuk ke daerah perdesaan menjadi mahal,” kata Ridho.
Sebaliknya, hasil produksi yang dibawa keluar desa membutuhkan biaya tinggi, sehingga margin yang diterima petani menjadi kecil.
“Oleh karena itu, gebrakan Presiden Jokowi ini sejalan dengan visi dan misi kami ketika mencalonkan diri sebagai gubernur,” lanjutnya.
Gubernur Lampung Terima “IAI Award”
Kesungguhan memberantas pungli dan mencipkatan iklim berusaha di Lampung berlangsung sejak Ridho dipercaya memimpin Lampung. Pengakuan itu diberikan Tempo Grup dan Frontier Consulting Grup melalui penghargaan Indonesia’s Attractiveness Index (IAI) 2016 untuk kinerja pemerintah daerah, pada 22 September 2016.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja pemerintah daerah dan pembangunan pada empat bidang, yakni infrastruktur, investasi, pariwisata, dan pelayanan Publik. Metodenya berupa pengumpulan data sekunder (desk reserach) dan data primer, yang diperoleh melalui mystery calling.
Penyumbang terbesar yang membuat Lampung menyabet IAI adalah penilaian geliat investasi, yang mana Lampung menempati top lima daerah investasi terbaik dan 10 daerah yang dianggap fokus dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan pariwisata.
Menurut Ridho, kepercayaan dan penghargaan itu harus dijawab di lapangan dengan tindakan nyata.
“Saya minta semua SKPD, terutama yang melayani perizinan segera berbenah, karena semua pelayanan publik sekarang amat transparan dan terbuka,” katanya.
Lampung memiliki tujuh kawasan pengembangan investasi. Saat ini, Pemprov Lampung tengah menyusun masterplan investasi di Mesuji dan Way Pisang, Lampung Selatan guna mendorong pertumbuhan industri di Lampung.
“Kami tengah fokus pada tiga bidang pembangunan, yakni industri, pertanian, dan pariwisata,” kata Ridho.
Hingga kini, ada beberapa investor yang datang dan berminat menanamkan modal. Ridho minta agar infrastruktur jalan bisa bisa segera dibenahi, sehingga memperlancar iklim investasi.
Adapun sejumlah investor tertarik mengembangkan industri agrobisnis dan industri di luar pertanian, seperti otomotif dan industri baja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan