Perayaan ultah Fraksi Hanura di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/10/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Ketua Umum Partai Hanura non aktif sekaligus Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menghadiri peringatan ke tujuh tahun Fraksi Hanura di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Rabu (19/10/2016).
Dalam acara tersebut hadir pula Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Ketua Fraksi Hanura Nurdin Tampubolon, Sekretaris Jenderal DPP Hanura Berlianadan Natakusuma anggota Komisi X Dadang Rusdiana dan sejumlah kader Partai Hanura.
Dalam sambutannya Wiranto menuturkan dirinya hadir sebagai Ketua Umum bukan sebagai Menkopolhukam. Pasalnya dirinya masih menjabat sebagai ketua umum Hanura.
"Hari ini saya datang kesini lebih kuat atribut sebagai ketua umum bukan sebagai menteri, karena masih ketua umum tapi tidak merangkap menjadi ketua umum yang nanti akan merugikan tugas saya di pemerintah. Saya putuskan saya non aktf dan fokus menjadi bagian dari kabinet," ujar Wiranto dalam sambutannya.
Ia juga mengatakan selama tujuh tahun, Fraksi Hanura telah memperjuangkan dan mewakili suara rakyat.
"Saya melihat apa yang dilakukan Fraksi Hanura sudah pada posisi yang tepat karena anda sekalian, kita posisikan sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan wakil rakyat atau mewakili rakyat dan selalu berpihak pada kebenaran dan rakyat," ucapnya.
Tak hanya itu, Wiranto menilai Fraksi Hanura selain berjuang untuk rakyat juga mendukung kebijakan pemerintah yang positif.
"Oleh karena itu Hanura di DPR, maka posisinya jelas, posisi mewakili rakyat yang diperjuangkan dan punya misi suci berjuang untuk rakyat, untuk hati nurani dan mendukung kebijakan pemerintah yang positif," kata Wiranto.
Lebih lanjut, Wiranto meminta kepada kader Hanura di DPR untuk berjuang dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat.
"Oleh karena itu peran fraksi Hanura di DPR penting, juga memberi keyakinan dan kepercayaan kepada publik. Selamat ulang tahun ke tujuh kepada fraksi Hanura, selamat bekerja dan bisa menanamkan perjuangan nasib mereka dan mendukung kebijakan pemerintah. Saya yakin apa yang dilakukan pemerintah dan kebijakan pemerintah tidak ada yang mencederai harapan masyarakat," ungkapnya.
Sejak Wiranto non aktif sebagai Ketua Umum, Chairuddin Ismail diputuskan menjadi Plt Ketua Umum Hanura. Mantan Kapolri tersebut menjadi Plt Ketua Umum Hanura semenjak 29 Juli 2016.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar