Dalam pembacaan duplik dari terdakwa Jessica Kumala Wongso, pada Kamis (20/10/2016), muncul nama Amir Papalia yang disebut-sebut sebagai pihak yang melihat suami Mirna, Arief Soemarko bertemu dengan peracik kopi atau barista kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra sehari sebelum Mirna meregang nyawa setelah meminum es kopi Vietnam di kafe Olivier, pada 6 Januari 2016. Dari pertemuan tersebut, Arief diduga memberikan kantong kresek yang berisi uang Rp140 juta sebagai imbalan agar Rangga membunuh Mirna.
Kuasa hukum Jessica, Hidayat Bostam mengatakan alasan pihaknya membeberkan keterangan Amir di persidangan lantaran majelis hakim pada sidang sebelumnya sempat bertanya agar pihak berperkara bisa memberikan sejumlah keterangan sebelum sidang kasus 'Kopi Maut Mirna' memasuki sidang pembacaan putusan.
"Kan salah satu majelis hakim nanya. Sebelum kami (hakim) putus setelah keterangan terdakwa, jika ada info-info atau ada sedikit yang bisa kita gali iya kan, nggak usah sungkan sampaikanlah pada persidangan. Dia (hakim) ngomong gitukan pada saat keterangan terdakwa," saat dihubungi, Senin (24/10/2016).
Bostam mengaku dirinya kerap dihubungi oleh Amir yang mengklaim mengetahui soal pertemuan Arief dan Rangga pada 5 Januari 2016.
"Kemudian setelah keterangan terdakwa jadwalnya penuntutan terus pembelaan ada replik ada duplik. Saat duplik ini disampaikan, kebetulan yang namanya Arif Papalia telpon-telpon saya beberapa kali," katanya.
Setelah itu, pihaknya akhirnya melakukan pertemuan dengan Amir pada Selasa (18/10/2016) dan merekam perbicangan tersebut. Transkrip pembicaraannya tersebut lantas dimasukan dalam duplik Jessica yang telah disampaikan dalam sidang ke-31.
"Oh udah lama. Ketemu-ketemu pada saat saya bikin duplik. Saya bilang saya ada di tempat pembuatan duplik tanggal 18 oktober dia datang lalu kita ngobrol," katanya.
Namun, saat disinggung mengapa keterangan Amir yang mengaku sebagai wartawan tabloid Bhayangkara Indonesia (Bharindo) itu tak dihadirkan saat pemeriksaan saksi. Bostam mengatakan pihaknya baru mengetahui sosok Amir setelah sidang pemeriksaan terdakwa dilakukan. Dia juga menambahkan Amir sendiri yang bersedia memberikan keterangan kepada tim kuasa hukum Jessica.
"Ya saya tahunya (informasi dari Amir) setelah keterangan terdakwa," kata Bostam.
Sebelumnya, Arief bersama Rangga mendatangi Polda Metro Jaya terkait adanya tuduhan pemberian uang sebesar Rp140 juta. Arief masih berkonsultasi dengan polisi untuk dapat mengetahui langkah-langkah terkait pelaporan yang akan dibuatnya.
Arief mengaku transkrip percakapan Amir dengan tim kuasa hukum Jessica soal pertemuannya dengan Rangga yang disampaikan di sidang duplik tersebut adalah fitnah. Menurutnya, dirinya sudah mempunyai bukti yang kuat terkait rencana pelaporan tersebut.
Berita Terkait
-
Pengakuan Amir yang Lihat Sosok Mirip Arief-Rangga Bertemu
-
Hanya Lihat Sepintas, Orang Ini Yakin Suami Mirna Jumpa Rangga
-
Suami Mirna Buat Laporan ke Polisi, Ini Respon Pengacara Jessica
-
Sidang Putusan Terdakwa Pembunuh Mirna, Jessica Wongso 27 Oktober
-
Kesimpulan Duplik Jessica Agar Bebas dari Pembunuhan Mirna
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026
-
Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta, Modus Kemasan Minuman Hingga Sabun Thailand Terbongkar
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta
-
Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Haris Azhar: Perkara Ini Tidak Memenuhi Hak Asasi Manusia
-
Rayakan Hari Jadi ke-12, Suara.com Perkokoh Posisi Pemimpin Media Digital Berbasis Komunitas
-
Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?