Suara.com - Tim dari Wiranto mengklaim memperoleh dukungan sebanyak 19 Pengurus Provinsi (Pengprov) dari total 34 Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia pada Musyawarah Nasional yang berlangsung di Surabaya, 30-31 Oktober 2016.
"Ada 19 Pengprov yang sudah menyatakan dukungannya dan solid. Kami selalu berkomunikasi dan berkomitmen berjalan bersama," ujar juru bicara tim sukses Wiranto, Abdullah Fadli Aulia, kepada wartawan usai Pembukaan Munas PBSI di Surabaya, Minggu.
Wiranto yang juga Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI itu menjadi satu dari dua nama bersama Gita Wirjawan yang mencalonkan diri sebagai ketua umum Pengurus Pusat PBSI periode 2016-2020.
Dengan mendapat dukungan 19 Pengprov, kata dia, peluang Wiranto untuk memenangkan pemilihan Ketua Umum PBSI terbuka lebar.
Menjelang pembukaan, bahkan Wiranto sempat menyapa dan berkomunikasi dengan perwakilan Pengprov pada Minggu (30/10) pagi di lokasi Munas.
"Kami sempat makan bersama dan mendiskusikan beberapa poin. Intinya kita tetap solid mendukung Wiranto," kata Ketua Pengprov PBSI Lampung tersebut.
Untuk terpilih sebagai orang nomor satu di PBSI para kandidat harus dapat meraih lebih dari separoh atau 18 suara. Total suara yang diperebutkan sebanyak 35 suara, masing-masing satu suara dari 34 Pengprov, ditambah satu suara dari PP PBSI.
Sedangkan, sebelum pelaksanaan Munas digelar, Wiranto yang juga mantan Panglima TNI tersebut mengaku telah memiliki program unggulan untuk dilaksanakan jika terpilih menjadi ketua umum.
Selain masalah pembenahan organisasi, kata dia, sistem pembibitan, rekrutmen dan kepelatihan juga harus mengikuti tren dunia dan dapat diandalkan.
Selanjutnya, pencarian talenta-talenta baru yang dapat dijamin akan terus bisa berkembang terus dilakukan guna menandingi pemain-pemain negara-negara lain yang saat ini sedang intens untuk mencetak pemain berkaliber dunia.
Sementara itu, Gita Wirjawan yang merupakan calon petahana juga optimistis bakal kembali memimpin PBSI untuk empat tahun ke depan serta telah mengantongi 18 suara dari 18 Pengprov.
"Sampai hari ini, 18 Pengprov masih solid mendukung saya. Karena itu, saya optimistis," katanya kepada wartawan di Surabaya.
Jika terpilih kembali menjadi ketua umum, mantan Menteri Perdagangan RI tersebut memperdalam tiga atribut yang disampaikan dalam sambutan, yaitu kesejahteraan atlet, akuntabilitas dan kaderisasi. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti
-
Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?
-
Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga
-
Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
-
Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya