News / Internasional
Jum'at, 11 November 2016 | 11:14 WIB
Trump Temui Obama di Gedung Putih

Suara.com - Kelompok milisi Al Qaeda merekrut sedikitnya 3 ribu prajurit di bawah umur untuk dikirim ke Suriah. Menurut tokoh senior Al Qaeda Abdallah al-Muhaysini, hal ini dilakukan menanggapi kemenangan Donalad Trump di Pilpres AS.

Dipilihnya Trump, kata Muhaysini, merupakan langkah besar bagi kemenangan Al Qaeda. Hal ini seperti disampaikan bos Al Nusrah Front tersebut di Twitternya.

"Komentar singkat mengenai kemenangan Trump atas Clinton di Pilres Amerika. Menurut saya, kemenangan Trump merupakan satu langkah penting menuju kemenangan," tulisnya.

Muhaysini menambahkan, secara kebijakan memang tak ada yang berubah. Namun, yang pasti ada perubahan besar secara taktik perang.

"Obama selalu mengedepankan perang tanpa korban dan menargetkan menyerang markas, sementara Trump punya inisiasi perang penuh darah dan kerusakan masif," lanjutnya.

Muhaysini juga mengomentari gaya kepemimpinan Trump dan Obama yang menurutnya sangat bertolak belakang.

"Obama mengedepankan harmonisasi dan menjaga hubungan internal Amerika, sementara Trump selalu ada pengecualian dan cenderung perusak. Semoga mereka benar-benar dpisahkan," tutupnya. (Dailymail)

Load More