News / Metropolitan
Jum'at, 11 November 2016 | 20:09 WIB
Perwakilan Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Lintas Generasi Mustaghfirien [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin mengaku mendapatkan informasi mengenai Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Lintas Generasi. Menurut informasi yang dia dapat, forum ini bukan organisasi resmi yang diwadahi HMI.

"Disayangkan, laporan yang mengatasnamakan alumni HMI sudah menyebarkan berita di media massa. Ada beberapa poin yang ingin kita klarifikasi pemberitaan di berbagai media, jelas pernyataan JK (Jusuf Kalla) dan HMI, bahwa yang namanya organisasi silaturahmi lintas alumni ini tidak ada. Artinya, dia hanya ngaku-ngaku saja," kata Didi di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2016).

Itu sebabnya, Didi menyebut forum tersebut organisasi yang tidak jelas.

"Ini masalah saya kira. Karena kalau mengatasnamakan struktur HMI, tentu ada di dalam struktur kepengurusan HMI yang ada. Jadi jelas ini organisasi tidak jelas," kata Didi.

Tadinya, Didi bersama para kader Partai Demokrat akan melaporkan balik forum tersebut. Mereka akan dilaporkan karena dianggap menuding Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memprovokasi massa menjelang demonstrasi 4 November. Namun ditunda karena ternyata laporan forum tersebut juga tak diterima polisi karena legal standingnya tidak ada.

"Ngaku-ngaku dan tidak mempunyai kapasitas hukum sama sekali untuk melaporkan. Kami berharap polisi benar benar teliti. Manakala laporan mereka ini kurang didukung bukti dan fakta secara formal menunjukkan mereka struktur HMI, tak layak," kata dia.

Didi mengatakan sudah mempersiapkan bahan laporan terkait dugaan pencemaraan nama baik terhadap Yudhoyono.

"Bukan dibatalkan, tapi pending. Karena pihak kepolisian memberikan balasan tidak ada laporan," kata Didi.

Load More