Suara.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdul Manan Ghani mengajak seluruh masyarakat bersama-sama untuk menciptakan keamanan dan kedamaian bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Mari kita ciptakan kedamaian keamanan, bagi kita NKRI merupakan final UUD 1945, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika," kata Abdul Manan Ghani, Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan Indonesia dengan suku bangsa yang luar biasa banyaknya, tanah dan laut yang kaya raya serta penduduk yang ramah, merupakan karunia Tuhan yang harus dijaga dengan baik.
Untuk itu, dia mengharapkan semua pihak dapat menjaga diri dalam bertingkah laku dan bersikap sehingga tidak berbuat sesuatu yang dapat merugikan bangsa dan mengganggu ketertiban.
"Jangan sampai seperti saudara kita satu sama lain berperang gak ada ujungnya di Irak, Yaman, Suria," tuturnya.
Salah satu cara mensyukuri berkat Tanah Air ini adalah dengan menkaga keutuhan bangsa Indonesia dengan sebaik-baiknya.
"Masa mengorbankan bangsa karena hal yang kecil," ujarnya.
Dia menuturkan masyarakat harus mendukung sepenuhnya penyelesaian permasalahan di bangsa Indonesia pada pemerintah.
"Saya yakin pemerintah kita bisa mengatasinya dengan baik," ujarnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati