Suara.com - Sejumlah tokoh menghadiri aksi damai di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, siang ini. Di antaranya, Habib Rizieq Shihab, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Arifin Ilham, Abdullah Gymnastiar, dan Hidayat Nur Wahid.
Para tokoh secara bergiliran memberikan tausiyah.
Giliran Hidayat Nur Wahid yang juga Wakil Ketua Majelis Persmusyawaratan Rakyat dari PKS memberikan tausyiah. Dia menegaskan aksi hari ini bukan untuk makar. Aksi ini, kata dia, murni untuk mendorong penegakan hukum dan keadilan.
"Tidak ada makar atau isu-isu yang berkaitan dengan penggulingan kekuasaan," kata Hidayat Nur Wahid.
Hidayat Nur Wahid mengatakan umat Islam yang hadir di Monas untuk mendoakan para penegak hukum agar dapat menegakkan hukum.
"Kita doakan supaya mereka diberi hidayah, agar mereka menegakkan hukum setegak-tegaknya," kata Hidayat.
Dia kemudian istilah penistaan agama.
"Kita bukan anti NKRI, kita semua cinta NKRI, cinta Bhinneka Tunggal Ika, penista agama adalah mereka yang justru tidak cinta dengan Bhinneka, merekalah pemecah belah bangsa," katanya.
Aksi di Monas mengangkat isu kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) -- calon gubernur Jakarta.
Berita Terkait
-
Usai Diserang Isu SARA, RK Janji Bikin Program ke Vatikan dan Yerusalem, Apa Alasannya?
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Ganjar Pranowo ke Pendukungnya: Haram Hukumnya Bawa Isu SARA!
-
Bukan Pesta Demokrasi: Penyakit-penyakit Musim Pemilu yang Akan Menjangkit
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Aziz Yanuar Ungkap Noel Ajukan Penahanan Rumah untuk Uji Konsistensi Penegakan Hukum
-
Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut
-
DPR Usul WFH ASN Digelar Rabu, Hindari Efek Libur Panjang
-
Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz
-
Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?
-
Istri Richard Lee Diperiksa Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Masih Berjalan
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sekolah Tatap Muka Lebih Efektif Dibanding Wacana Belajar dari Rumah
-
Negara Diminta Tak Lagi Lunak ke Perusahaan: THR Tak Dibayar, DPR Dorong Dipidanakan!
-
Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan
-
Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen