Suara.com - Menjelang sidang perdana perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa calon gubernur Jakart Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) muncul petisi berjudul Mari Dukung TV Nasional Siaran Langsung Sidang Ahok (BTP) di situs change.org.
Petisi ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Menkominfo Rudiantara, Dewan Pers, para pengelola televisi nasional, dan Kompas TV. Petisi dibuat oleh Alexander Prajna Indonesia.
Dalam petisi, Alexander menulis:
Untuk menjaga kenetralan dalam sidang Ahok ini, maka kami mendukung Sidang tersebut bisa disiarkan langsung dan disaksikan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Dan masyarakat bisa ikut mengawasi,dengan demikian hal ini bisa menjamin keterbukaan informasi yang selama ini sudah banyak berita simpan siur/ provokasi.
Sehingga apabila sidang ini diputuskan Ahok bersalah/tidak, semua pihak bisa menilai, menerima/tidak karena sidang sudah disiarkan dan terbuka, tidak ada intervensi.
Pada saat berita ini dibuat, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh 2.340 pendukung.
Pendukung petisi bernama Trio Pambudi menjelaskan pentingnya mendukung petisi ini.
"Agar dapat digunakan sebagai pembelajaran politik bagi masyarakat dalam menyikapi masalah ini sehingga masyarakat dapat tahu pokok permasalahan sebenarnya," tulis dia.
Pendukung petisi bernama Helmi Shadiq menambakan bahwa keterbukaan adalah bentuk nyata dari netralitas semua pihak.
Sidang Ahok akan diselenggarakan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (13/12/2016).
Baca Juga: Bom di Bekasi Dianggap Main-main, Polri: Teroris Itu Serius Ya
Sebelumnya, mayoritas pimpinan redaksi media televisi pemberitaan kumpul di Dewan Pers. Mereka menyepakati tidak menyiarkan secara langsung proses persidangan perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok. Hanya pemimpin stasiun TV One yang tidak ikut pertemuan.
Kesepakatan diambil dalam Forum Rembug Media bertajuk Etika, Live Report Persidangan Ahok yang diselenggarakan oleh Dewan Pers.
Perwakilan televisi berita yang hadir, antara lain Metro TV, Kompas TV, Inews TV, dan CNN Indonesia TV.
"Kami setuju dalam persidangan Ahok tidak disiarkan langsung. Kami perlu menyepakati bersama untuk tidak live di persidangan Ahok," kata Kepala Newsroom Metro TV Andi Setia Gunawan dalam diskusi.
Andi meminta pengelola televisi yang tidak menghadiri forum hari ini turut mendukung komitmen bersama demi bangsa.
"Kita harus menyepakati bersama, jangan sampai ada dusta di antara kita. Jangan sampai nanti pada saat sidang Ahok ada TV yang menyiarkan langsung," ujar dia.
Berita Terkait
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal