Suara.com - Seorang perempuan di Malaysia tewas setelah terpeleset dan jatuh ke dalam sebuah danau di sebuah taman saat akan menyelamatkan seekor kura-kura, demikian diberitakan The Star, Kamis (29/12/2016).
Chin Ah Looi, perempuan berusia 57 tahun, ditemukan tewas dengan luka di tubuhnya di sebuah danau buatan dalam sebuah taman di dekat kediamannya di Banda Seri Botani, Ipoh, Perak, Malaysia pada Rabu.
"Dia sering mengunjungi taman itu setiap pagi selepas berolahraga bersama teman-temannya," kata suami korban, Teoh Chin Chong.
Teoh mengatakan, berdasarkan cerita salah rekan istrinya, pagi itu Chin melihat seekor kura-kura ketika sedang lari pagi di dekat danau itu.
"Dia ingin mengembalikan kura-kura itu ke danau. Saat itulah dia terpeleset dan jatuh ke dalam danau," kata Teoh, yang saat kejadian sedang menunggu istrinya untuk sarapan.
Menurut polisi setempat, Chin jatuh dengan posisi kepala kebawah. Tubuhnya juga tertusuk oleh sebatang pohon bakau di pinggir danau.
"Seorang petugas keamanan yang turut menyaksikan peristiwa itu segera memanggil polisi. Ketika ambulans tiba, tim medis memastikan bahwa perempuan itu tewas di lokasi kejadian," kata pejabat polisi setempat, Sum Chang Keong.
Sum mengatakan bahwa jasad Chin dilarikan ke Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun untuk mejalani autopsi. Dari pemeriksaan diketahui bahwa penyebab kematian Chin adalah luka tusukan di dada.
Berita Terkait
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara