Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto menyerahkan sepenuhnya kewenangan Fraksi PDI Perjuangan terkait pengajuan nama calon wakil Ketua DPR dan MPR.
Hal ini menyusul usulan Fraksi PDI Perjuangan yang mengusulkan penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR melalui revisi terbatas Undang-undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD. Usulan tersebut dilakukan saat Setya Novanto menjabat kembali menjadi Ketua DPR.
"Karena ini hak partai (PDI P) sendiri. Jadi silahkan saja, yang penting yang terbaik, yang bisa kerjasama dengan para wakil ketua yang ada. Saya yakin bisa dilakukan secara bersama," ujar Novanto di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/1/2017).
Tak hanya itu, Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengatakan telah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait penambahan kursi dari Fraksi PDI Perjuangan untuk menjadi Wakil Ketua DPR dan MPR.
Namun dirinya enggan menjelaskan siapa nama calon dari PDI Perjuangan yang akan diusulkan.
"Ya komunikasi dengan bu Mega saya lakukan dengan penuh kekeluargaan. Beliau senior, dan presiden sudah pernah menjabat, tentu sudah dilakukan komunikasi secara aktif pada ibu Mega. Hal lain juga jadi prioritas bersama, selain itu juga dengan partai-partai lain. Tanyakan Bu Mega (soal nama calon Wakil Ketua DPR dan MPR)," paparnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!