Suara.com - Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menemui pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat di gedung Parlemen, Senayan, Rabu (11/1/2017). Rizieq diterima oleh Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah, dan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Muhammad Syafi.
"Gedung dewan ini tempat para wakil rakyat bekerja, saya sebagai rakyat tentunya kalau ingin menyampaikan aspirasi harus datang ke wakil rakyat supaya nanti wakil rakyatnya bisa menggunakan wewenang kontrolnya demi kebaikan daripada NKRI," kata Rizieq sebelum pertemuan.
Dia menambahkan secara garis besar pertemuan hari ini untuk membahas tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, penegakan keadilan dan penegakan hukum.
"Pokoknya tidak keluar dari itu. Nanti akan kita sampaikan lagi," tuturnya.
Pertemuan tersebut berlangsung selang sehari setelah sejumlah tersangka kasus dugaan makar, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Hatta Taliwang, dan Firza Husein, serta tersangka dugaan penghinaan Presiden Joko Widodo, Ahmad Dhani, bersama Advokat Cinta Tanah Air menemui Fadli Zon.
Dalam pertemuan kemarin, Rachmawati dan kawan-kawan meminta DPR agar mendorong polisi untuk menghentikan proses hukum terhadap kasus makar di Polda Metro Jaya. Sebab, menurut mereka, penanganan kasus ini tidak memilik alat bukti yang kuat.
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Sudah Berjalan Bertahun-tahun! Bareskrim Gerebek Home Industry Kosmetik Bermerkuri di Cirebon
-
Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Surat Permintaan THR Mengatasnamakan Polres Tanjung Priok Beredar, Kapolres Tegaskan Ini Palsu!
-
Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AS Klaim Tawarkan Damai untuk Iran, Dibantah Menlu Oman
-
Nestle Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004