Suara.com - Laskar FPI dan ormas di bawah naungan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, saat ini, longmarch dari Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisimangaraja, ke Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan.
Mereka berjalan kaki di sebagian jalan raya di jalur lambat. Akibatnya, arus lalu lintas pun tersendat.
Menurut pengamatan Suara, mereka berjalan dengan melawan arus lalu lintas. Akibatnya, arus lalu lintas ke arah Blok M tersendat.
Panjang barisan massa mencapai ratusan meter. Saat ini, sebagian laskar sudah tiba di depan Polda Metro Jaya.
Dampak aksi massa ini sebelumnya sudah diantisipasi polisi lalu lintas. Sebelum polisi menerapkan contraflow, terlebih dahulu mengalihkan arus lalu lintas ke jalur cepat dan ke sejumlah jalur di luar Jalan Sudirman.
Anggota polisi terlihat ditempatkan di sejumlah titik di sepanjang jalur yang dilewati massa.
Aksi massa ini bertujuan untuk mengawal proses pemeriksaan terhadap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab yang diduga melakukan pelecehan terhadap logo Bank Indonesia dengan menyebut mirip palu arit.
"Ulama dituduh menghina Pancasila. Padahal, BUMN dipegang oleh asing. Aset negara dikuasai oleh asing," kata seorang orator di mobil komando di Jalan Sudirman.
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual
-
WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia
-
Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan
-
Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG
-
Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'