Suara.com - Laskar FPI dan ormas di bawah naungan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, saat ini, longmarch dari Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisimangaraja, ke Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan.
Mereka berjalan kaki di sebagian jalan raya di jalur lambat. Akibatnya, arus lalu lintas pun tersendat.
Menurut pengamatan Suara, mereka berjalan dengan melawan arus lalu lintas. Akibatnya, arus lalu lintas ke arah Blok M tersendat.
Panjang barisan massa mencapai ratusan meter. Saat ini, sebagian laskar sudah tiba di depan Polda Metro Jaya.
Dampak aksi massa ini sebelumnya sudah diantisipasi polisi lalu lintas. Sebelum polisi menerapkan contraflow, terlebih dahulu mengalihkan arus lalu lintas ke jalur cepat dan ke sejumlah jalur di luar Jalan Sudirman.
Anggota polisi terlihat ditempatkan di sejumlah titik di sepanjang jalur yang dilewati massa.
Aksi massa ini bertujuan untuk mengawal proses pemeriksaan terhadap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab yang diduga melakukan pelecehan terhadap logo Bank Indonesia dengan menyebut mirip palu arit.
"Ulama dituduh menghina Pancasila. Padahal, BUMN dipegang oleh asing. Aset negara dikuasai oleh asing," kata seorang orator di mobil komando di Jalan Sudirman.
Berita Terkait
-
FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir
-
Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!
-
Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi
-
5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras
-
Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen
-
Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda
-
Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger
-
Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari
-
Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang