Suara.com - Di penghujung acara perayaan ulang tahun yang ke 70 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerahkan buku berjudul "Megawati dalam Catatan Wartawan Bukan Media Darling Biasa" kepada Presiden Joko Widodo dan calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Ketika menyerahkan buku kepada Ahok, Megawati menyampaikan dukungannya kepada Ahok yang kin maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022.
"Itu adalah nurani saya, loh kalau cari pemimpin ya beneran saja dan saya lihat beliau (Ahok) bisa memimpin dan saya tetap memilih dia dan tetap mendukung dia," ujar Megawati.
Pembawa acara pun langsung menyambut peristiwa itu dengan mengingatkan hadirin agar memilih Ahok dan Djarot Saiful Hidayat tanggal 15 Februari 2017.
Setelah itu, Megawati juga memberikan buku kenang-kenangan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan penyanyi Titiek Puspa.
Megawati melontarkan candaan kepada Susi.
"Ya kalau mau dibilang preman yang sejujurnya, saya juga ada sedikit preman-premannya. Silakan Ibu Susi Pudjiastuti. Lalu ada penyanyi yang sampai saat ini suaranya masih saya sangat sukai Mbak Titiek Puspa," kata dia.
Berita Terkait
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'