Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih terus memintai keterangan sejumlah pihak terkait penyidikan kasus logo mirip palu arit di mata uang baru yang dituduhkan kepada pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan ada saksi yang rencananya akan diperiksa penyidik. Namun, Argo masih merahasiakan nama-nama saksi yang bakal dimintai keterangan dalam kasus tersebut.
"Nanti ada beberapa nama yang tidak bisa saya sebutkan, akan kita panggil," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (25/1/2017).
Argo enggan menjelaskan alasan penyidik merahasiakan sejumlah nama saksi yang akan diperiksa apakah karena alasan keamanan atau bukan. Dia hanya mengatakan rencana pemeriksaan saksi tersebut merupakan keterangan yang ada dalam berita acara saksi yang sudah terlebih dahulu dimintai keterangan.
"Ada di beberapa berita acara saksi yang menyebutkan nama (saksi-saksi) itu," kata dia
Dalam penyidikan kasus yang dituduhkan kepada Rizieq. Polisi telah memanggil saksi dari pihak pelapor. Mereka yakni Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmed). Selain saksi, polisi juga telah memintai pendapat ahli termasuk dari pihak bank Indonesia.
Rizieq dipolisikan menyusul beredarnya video di media sosial terkait isi ceramahnya yang menuduh ada logo palu arit di mata uang rupiah. Polisi juga telah memeriksa Rizieq, pada Senin (23/1/2017). Kasus yang dituduhkan kepada Rizieq juga telah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Namun, starus Rizieq hingga kini masih sebagai saksi.
Baca Juga: Polisi Evaluasi Hasil Pemeriksaan Rizieq Shihab Soal Palu Arit
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!
-
Menaker: THR 2026 Masih Mengacu pada Regulasi Lama, Batas Pembayaran H-7 Lebaran
-
Menpan RB: Rekrutmen CPNS 2026 Masih Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Perhatian
-
Digugat 21 Guru Besar, MKMK Siap Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Adies Kadir Pekan Ini
-
Geger Kabar Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK, Menaker: Kita Monitor
-
Nasib Adies Kadir di MK di Ujung Tanduk? MKMK Segera Putuskan Laporan Dugaan Pelanggaran Etik
-
Fakta Mengejutkan di Balik Tren Padel Jakarta: 185 Lapangan Tak Punya Izin Dasar
-
Kapan Pastinya THR ASN 2026 Cair? Ini Bocoran dari Menkeu Purbaya
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?