Suara.com - Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Johanson Ronald mengatakan Polres Jakarta Selatan mengerahkan 300 anggota polisi untuk bantuan pengamanan aksi laskar pendukung pimpin FPI Habib Rizieq Shihab, hari ini.
"Aksinya di Polda Metro Jaya," kata Johanson di Masjid Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan.
Saat ini, laskar sudah berkumpul dan sudah mulai longmarch ke Polda Metro Jaya.
Konvoi melewati jalan raya. Meski aksi ini mengganggu arus lalu lintas, polisi belum melakukan pengalihan arus lalu lintas.
"Lalu lintas masih seperti biasa, belum ada pengalihan arus. Itu tergantung nanti situasional saja," ujar Johanson.
Laskar mulai longmarch sekitar pukul 10.00 WIB.
Aksi laskar untuk memberikan dukungan moral kepada Rizieq Shihab, Sekretaris Jenderal FPI Munarman, dan Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir yang akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pemufakatan makar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan anggota gabungan akan berjaga-jaga di sejumlah lokasi, antara lain di Masjid Al Azhar yang menjadi titik kumpul laskar sebelum longmarch ke Polda Metro Jaya.
Pemeriksaan ketiga tokoh dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB.
Menurut pantauan Suara.com, saat ini pintu masuk Polda Metro Jaya dijaga banyak anggota polisi. Semua warga yang ingin masuk ke dalam area dalam Polda Metro Jaya diperiksa.
Sejumlah kendaraan penghalau massa juga sudah disiagakan
Berita Terkait
-
Clareesya RoBoKop Minta Maaf Unggah Foto Gaya Takbir Picu Polemik Isu Penistaan Agama
-
Setelah Seruan Boikot, Gedung Orang Tua Didemo Atas Tudingan Penistaan Agama
-
Massa FPI Geruduk Gedung OT Cengkareng, Jalan Macet Parah 1 Km
-
Bertambah, Total 4 Orang Jadi Tersangka Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras
-
Viral Promosi Miras Pakai Tantangan Baca Al Quran, Yusril Minta Polisi Bertindak
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan