Suara.com - Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan video chat sex antara Firza Husein dengan Rizieq Shihab. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, untuk itu pihaknya menyita sejumlah barang bukti selain sprei.
"Ya, berupa konten maupun keping CD yah, disitu ada tertuang kabar ada tulisan yang perlu kita dalami," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (4/2/3/2017).
Selain berupa barang bukti, pihaknya juga sudah dan akan terus memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui atau melihat kejadian tersebut. Kata dia, saksi ahli untuk mengetahui keaslian foto yang ada dalam video tersebut sudah diperiksanya. Namun, hasilnya belum diketahui.
"Tentunya nanti ada beberapa saksi ahli yang akan kita periksa kembali, ada saksi bahasa, saksi pidana, saksi peran pengganti dan saksi untuk melihat wajah, apakah wajah itu memang sesuai dengan badan atau badan itu terlalu panjang atau kaki dan sebagainya," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa dalam kasus tersebut, pihaknya sudah memeriksa delapan orang saksi. Sedangkan untuk mendalami siapa penyebar video tersebut, pihaknya belum mendalaminya.
"Kita fokuskan ke pornograi dulu, pornografi tentunya ke undang-undang Nomor. 44 Tahun 2008 di Pasal 4 itu, kita harus melihat siapa yang membuat itu karena ada orng buat," katanya.
Argo juga mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memberitahu siapa saja yang terlibat dalam video chat sex tersebut. Namun, apabila sesuai dengan fakta, maka bisa saja nama-nama yang sering dihubungkan dengan kasus tersebut, seperti Rizieq Shihab dan Firza Husein bisa saja dijerat.
"Iya, nanti itu kalau bisa fakta-fakta di lapangan bisa kita buktikan. Kita tunggu saja, penyidik sedang bekerja untuk membuktikan apakah akun atau konten itu asli atau palsu," katanya.
Baca Juga: Teori Arkeolog Ini Temukan Ratusan Piramid yang Hilang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia