Suara.com - Kata Ragunan menjadi trending topic di Twitter zona Indonesia pagi ini. Sebagian orang bertanya-tanya ada apa gerangan, tak biasanya nama Ragunan ramai dibicarakan di media sosial.
Usut punya usut ternyata efek dari penyelengaraan sidang perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang hari ini memasuki sidang keduabelas.
Sidang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian yang berlokasi di kawasan Ragunan.
Agenda sidang kali ini yaitu jaksa menghadirkan dua saksi ahli: Habib Rizieq Shihab dan Abdul Choir Ramadhan.
Seperti setiap kali berlangsung sidang, Jalan R. M. Harsono yang mengarah ke Taman Margasatwa Ragunan ditutup dan dialihkan lewat Cilandak KKO. Jalur ditutup petugas karena di depan gedung Kementan berlangsung demonstrasi massa anti Ahok dan pendukung Ahok.
Selain memperbincangkan agenda sidang Ahok, netizen umumnya juga membicarakan efek penutupan Jalan Harsono. Akibat penutupan jalur, arus lalu lintas menjadi macet parah.
Sebagian netizen pun meluapkan kekesalannya pada demonstran yang mereka anggap mengganggu warga. Pasalnya, setiap kali sidang Ahok, mereka demonstrasi dan membuat kemacetan.
Sebagian netizen sibuk memperbincangkan perubahan layanan Taman Margasatwa Ragunan.
"Pada hari Selasa (28/2/2017), layanan Taman Margasatwa Ragunan dialihkan melalui pintu barat. Untuk hari berikutnya berlaku seperti hari biasa," tulis Twitter resmi Ragunan.
Berita Terkait
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'
-
Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza
-
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra
-
Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG
-
Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS
-
Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya
-
Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38
-
Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar
-
Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI