Suara.com - Setelah kembali nonaktif sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku belum terpikir menggelar kegiatan kampanye putaran kedua Pilkada Jakarta 2017.
Hal ini dikarenakan, Selasa (7/3/2017) besok, dia akan kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
"Besok saya mau sidang," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/3/2017).
Sidang yang akan berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian besok mengagendakan pemeriksaan tiga saksi fakta meringankan yang dihadirkan pihak Ahok.
Ketiga saksi tersebut ialah politisi Partai Golkar DKI Jakarta yang hadir dalam kunjungan kerja Ahok ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, Bambang Waluyo Djojohadikusumo, kakak angkat Ahok, Andi Analta Amier dan Eko Cahyono.
Sementara itu, status Ahok sebagai gubernur nonaktif dimulai per hari ini hingga 15 April mendatang. Pihak Kementerian Dalam Negeri telah menunjuk kembali Sumarsono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) gubernur DKI Jakarta.
Acara serah terima jabatan dari Ahok ke Sumarsono berlangsung malam tadi di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Dalam sambutan serah terima jabatan, Ahok berpesan kepada Sumarsono untuk betul-betul memperhatikan, antara lain ruang publik terpadu ramah anak dan Jakarta Creativce Hub.
"Kebetulan mau ada musrenbang kota. Sehingga ada beberapa hal yang kami titipkan, kami fokus mendorong setiap kota atau RW kami pengin ada RPTRA, kami ada Jakarta Creative Hub," kata Ahok.
Baca Juga: Rp108 per Suara Tak Memadai, Bantuan Dana untuk Parpol Akan Naik
Ahok menerangkan pemerintah menargetkan membangun 200 unit RPTRA yang tersebar di lima wilayah di Jakarta. Pembangunan 100 RPTRA menggunakan APBD dan sisanya memanfaatkan corporate social responsibility sektor swasta.
Ahok juga berharap kepada Sumarsono untuk memperhatikan Makam Kramat Mbah Priok di Jakarta Utara. Pasalnya, pemerintah Jakarta baru saja meresmikannya menjadi tempat wisata religi.
"Plt juga bisa mengunjungi makam Mbah Priok, kita ingin jadikan cagar budaya. Kita ingin jadi tempat wisata. Kita juga akan melakukan groundbreaking lapangan banteng," kata Ahok.
Ahok juga berpesan pada Sumarsono untuk memantau pembangunan Masjid Raya Jakarta yang terletak di Daan Mogot, Jakarta Barat. Pemerintah, kata Ahok, menargetkan pembangunan masjid yang dapat menampung lebih dari 12 ribu jamaah rampung bulan April 2017. Rencananya, masjid itu diresmikan Presiden Joko Widodo.
"Saya tahu kerja Pak Soni ini pekerja gila juga sampai malam," kata Ahok.
Penunjukan Sumarsono menjadi Plt gubernur DKI Jakarta berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 121.31.2374 tahun 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu