Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai Pemprov saat ini masih kurang memperhatikan sistem kesehatan di Jakarta. Pasalnya, warga baru dilayani ketika mereka sudah sakit, tetapi tidak ada upaya untuk mecegah penyakit agar tidak hampiri warga.
"Selama ini Pemprov tidak pernah urus hulunya, hilirnya terus diurus. Warganya sakit, barulah dilayani. Namanya saja pusat kesehatan, tapi sebenarnya cuma pelayanan kesakitan," kata Anies di kawasan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/3/2017).
Pasangan Sandiaga Uno memandang bahwa persoalan kesehatan sebenarnya bisa dicegah jika pemerintah proaktif menjaga kesehatan warganya. Sebab itu, ia berjanji, jika terpilih, maka petugas kesehatan akan turun ke rumah warga untuk memastikan kesehatan mereka.
Menurut Anies, cara seperti itu adalah solusi atas persoalan hilir kesehatan di masyarakat.
"Seperti halnya kader Jumantik yang memeriksa lingkungan rumah warga. Sesudah ada kader Jumantik, demam berdarah turun. Nah, kami akan lakukan (pencegahan) untuk seluruh masalah kesehatan masyarakat," kata Anies.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan
-
Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!
-
Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu
-
Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi
-
Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz