Suara.com - Banjir masih terjadi di Desa Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung, Selasa (14/3/2017) pagi. Banjir itu akibat luapan air Sungai Mesuji hingga mencapai 3 meter lebih.
Namun sebagian warga masih tetap bertahan di rumah mereka. Meskipun dengan kondisi tergenang banjir. Banjir itu sudah tiga hari ini terjadi.
"Kami terpaksa bertahan di rumah karena tak ada tempat pengungsian," kata Mardiyah, warga Desa Labuhan Permai.
Mardiyah bersama suami dan 3 anaknya terpaksa bertahan dan tidur di rumahnya yang tergenang banjir. Sebab di desa mereka hingga kini belum ada tempat pengungsian yang didirikan oleh pemerintah setempat.
"Semua warga di sini memang belum ada yang mengungsi karena tak ada tempat pengungsian. Sudah tiga hari beginilah kami tidur di atas panggung dalam rumah dengan kondisi seadanya," katanya pula.
Mardiyah khawatir ketinggian banjir akan terus meningkat, karena hingga Senin (13/3/2017) malam, hujan lebat disertai angin kencang masih mengguyur permukiman mereka. Ia berharap pemerintah segera mendirikan tenda pengungsian dan menyalurkan bantuan makanan yang sangat mereka butuhkan saat ini.
"Sekarang kondisi air masih terus meningkat. Bisa jadi nanti akan lebih tinggi. Semoga pemerintah segera mendirikan tenda tempat pengungsian dan memberikan bantuan makanan yang sangat kami butuhkan saat ini," katanya lagi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mesuji Syahril S menegaskan pihaknya segera mendirikan tenda penampungan untuk korban banjir itu.
"Kondisi masyarakat korban banjir memang saat ini kami lihat memprihatinkan. Saya akan segera berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Lampung untuk mendirikan tenda dan menyalurkan bantuan kepada para korban banjir itu, dan sudah kami siagakan personel ke seluruh Desa Labuhan Permai untuk memantau dan melakukan evakuasi korban banjir," ujarnya pula. (Antara)
Baca Juga: Mensos Semangati Warga Korban Banjir Limapuluhkota
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah