Suara.com - Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air Novel Chaidir Hasan Bamukmin mendukung janji calon gubernur Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan jika nanti terpilih di pilkada Jakarta putaran kedua akan memberikan bantuan dana kepada organisasi kemasyarakatan dengan sumber dana dari APBD.
"Alhamdulillah membantu ormas manapun, kami buka pintu. Tapi boleh juga diperluas. Kan banyak ormas yang baru terbentuk dengan semangat untuk membela gubernur muslim," kata Novel kepada Suara.com, Minggu (19/3/2017).
Novel menambahkan organisasi baru, seperti ACTA, yang selama ini konsisten mendukung calon gubernur muslim harus diperhatikan.
"Selama ini, ACTA berjalan sendiri, dengan biaya sendiri, tidak ada sepeserpun dana dari pasangan calon. Itu perlu diperhatikan kalau Anies-Sandiaga menang," kata Novel yang juga sekretaris jenderal Front Pembela Islam untuk wilayah Jakarta.
Novel ACTA maupun jaringan-jaringan relawan selama ini konsisten untuk membantu mengantisipasi kecurangan pilkada agar pesta demokrasi dapat berlangsung lancar.
"ACTA, advokat paling terdepan, selain ACTA kan tidak ada. Setiap hari kami advokasi warga, setiap hari turun ke lapangan. Kami jungkir balik, nggak ada gajinya, betul-betul ini kesadaran untuk membuat pilkada berlangsung baik," kata Novel.
Dengan modal kesadaran untuk membantu membuat pilkada berlangsung demokratis, kata Novel, ACTA sekarang membentuk tim reaksi cepat untuk mengantisipasi kecurangan.
"Ini perlu diperhatikan untuk bisa advokasi Islam secara keseluruhan atas tindakan yang tidak sejalan dengan Islam. Ormas-ormas yang bermanfaat kawal aqidah umat Islam, itu wajib untuk terus diperjuangkan," kata dia.
Novel mengatakan pada dasarnya ormas memang tak banyak memiliki dana, itu sebabnya janji Anies-Sandiaga untuk memberikan dana, didukung.
Berita Terkait
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris PT HIN, Pendiri ACTA Pasang Badan: Apa yang Salah?
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!