Suara.com - Desa Walahar Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, keracunan makanan sehabis menghadiri syukuran tujuh bulanan salah seorang warganya di daerah itu.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Cirebon AKP Acep Anda di Cirebon Minggu menuturkan pada Minggu (26/3/2017), sekitar pukul 13.00 WIB telah diterima laporan bahwa ada puluhan masyarakat diduga keracunan dan sekarang sudah dirawat di Rumah Sakit.
"Terdapat 15 orang pasien yang telah dirawat inap tersebar sebanyak 12 di RS Sumber Waras dan tiga di RS Arjawinangun serta 33 orang rawat Jalan, dimana jumlah korban seluruhnya 48 orang," katanya.
Para korban keracunan makanan semuanya adalah warga Desa Walahar, Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon. Dimana warga mulai masuk dan berdatangan ke RS Sumber Waras dimulai sejak pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB.
Acep menuturkan untuk hasil diagnosa sementara disimpulkan korban mengalami keracunan akibat makanan dengan gejala mual dan pusing.
"Namun sampai dengan saat ini tidak ada korban jiwa," tuturnya.
Acep menambahkan kronologisnya pada Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 07.00 WIB di rumah salah seorang warga Engkom (50) berlangsung kegiatan syukuran tujuh bulanan anaknya.
Dalam acara tersebut pihaknya membagikan makanan yang berisi nasi langgi, ayam, sambal goreng kentang, mie rebus dan makanan tradisional kepada para tetangga.
Kemudian pada pkl 09.00 WIB beberapa warga merasa mual dan pusing, setelah memakan makanan tersebut dan secara bergantian dibawa ke RS Sumber Waras sampai dengan pukul 12.00 WIB.
"Kami juga sudah mengamankan barang bukti dari rumah Ibu Engkom dan melakukan koordinasi dengan perangkat desa, rumah sakit juga keluarga korban guna mengetahui perkembangan selanjutnya," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan ASIsrael ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan ASIsrael ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas