Suara.com - Oesman Sapta Odang dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah. Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu mengatakan pemilihannya sebagai Ketua DPD ini sudah sah sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan diputuskan lewat Sidang Paripurna DPD.
"Ya kalau anda lihat cara mekanisme organisasi, tata tertib dan itu terjadi seperti tegang, ada pencairan kesadaran untuk musyawarah dan mufakat, kenapa tidak (sah)? Ya," kata Oesman Sapta di DPR, Jakarta, Selasa (4/4/2017).
Pemilihan Oesman ini dianggap ilegal oleh Wakil Ketua DPD Gusti Kanjeng Ratu Hemas. Sebab, pemilihan ini dianggap melanggar putusan MA Nomor 38 P/HUM/2016 dan putusan MA nomor 20 P/HUM/2017 yang mencabut Tata Tertib Nomor 1 Tahun 2017.
Menurutnya, putusan MA tersebut tak perlu diperdebatkan. Sebab, Oeskman mengatakan, dengan terpilihnya pimpinan DPD lewat Sidang Paripurna kemarin, maka terbuka peluang untuk pembuatan tata tertib baru. Dalam tata tertib itu nantinya bisa mengatur tentang masa jabatan pimpinan DPD yang baru.
"Nah sekarang tidak ada salahnya juga kita bisa adakan perubahan tatib, karena itu sudah terjadi. Kita rapat saja, bikin tatib sesuai perintah MA itu sendiri," tegasnya.
Dalam sidang paripurna kemarin, sempat ada kericuhan antar senator. Senator asal Kalimantan Barat itu pun meminta maaf kepada rakyat Indonesia atas peristiwa itu. Oesman berharap, di bawah kepemimpinannya nanti peristiwa seperti ini tidak akan terjadi lagi.
"Dan, atas kejadian itu juga saya mohon, karena saya sudah terpilih, dengan teman-teman Pak Nono dan Ibu Darmayanti, saya mohon maaf," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno