News / Metropolitan
Selasa, 04 April 2017 | 19:22 WIB
Rizieq Shihab tiba di Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (28/2).
Usai jaksa penuntut umum menunjukkan bukti-bukti video di sidang ke 17 perkara dugaan penodaan agama, sekarang gilirang pengacara terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menunjukkan bukti di hadapan majelis hakim. Di antaranya, video berisi ceramah pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.

"Kan di situ kelihatan kebencian dari Rizieq kepada Pak Ahok. Ada kata-kata biar kesamber geledek, atau ada yang bunuh. Padahal kan dia ahli agama, ahli agama harus bersikap imparsial, bersikap sebagai ahli agama yang tidak punya rasa kebencian," ujar anggota tim kuasa hukum Ahok, Humphrey R. Djemat, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Humphrey mengatakan sebagai seorang tokoh agama Islam, apalagi pernah ditunjuk MUI menjadi saksi ahli agama, seharusnya memiliki sikap yang penuh kebencian seperti itu.

Menurut Humphrey sebagai pimpinan FPI, Rizieq memiliki andil mendorong kasus Ahok diproses secara hukum.

"Ini politik semuanya, karena kepentingan pilkada DKI. Bagi kita rangkaiannya jelas, saksi pelapornya punya jaringan yang sama, pengaruh dari FPI, tujuannya yaitu jangan memilih Ahok," kata Humphrey.

"Karena itu berkaitan dengan demo-demo semuanya. Orang-orang ini yang semuanya melaporkan Ahok," Humphrey menambahkan.

Rizieq merupakan ketua dewan pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, kelompok masyarakat yang getol mendesak agar Ahok dipenjara.

Humphrey mengatakan dalam nota pembelaan Ahok nanti, akan memuat materi tentang dugaan keterlibatan FPI dalam perkara Ahok.

"Ini akan terungkap dalam pledoi kita, bahwa persoalan Ahok ini memang persoalan politik," kata dia.

Load More