Suara.com - Kepolisian Resor Garut memeriksa delapan pengikut jenderal bintang empat Negara Islam Indonesia (NII) yang mengajarkan pemahaman shalat menghadap ke timur di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Sekarang sedang melakukan pemeriksaan, statusnya mereka masih sebagai saksi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Hairullah kepada wartawan di Garut, Selasa.
Ia menuturkan, proses pemeriksaan hukum tersebut terkait adanya persoalan seorang warga Wawan Setiawan (53) yang mengaku dirinya sebagai jenderal NII dan mengajarkan pengikutnya untuk salat ke arah timur di Kecamatan Pakenjeng.
Kepolisian, lanjut dia, melakukan proses hukum terhadap penyebar dan pengikut ajaran tersebut karena sudah mengarah pada tindakan makar serta penyimpangan.
"Ke arah sana (makar)," kata Hairullah.
Ia menyampaikan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lainnya sehingga dalam kasus tersebut belum ada orang yang ditahan.
Polisi juga, lanjut dia, akan memeriksa orang yang mengaku jenderal NII dan menyebarkan paham beda dari ajaran Islam pada umumnya.
"Nanti yang bersangkutan Wawan akan diperiksa juga," katanya.
Selain memeriksa pengikut ajaran tersebut, kata Hairullah, pihaknya juga meminta keterangan dari Kepala Desa Tegal Gede, Kartina Ernawati.
Polisi memeriksa delapan orang itu terkait laporan aktivitas ibadah salat menghadap ke arah timur juga masalah mendirikan NII.
"Pengakuan mereka umumnya hanya mengikuti perintah Wawan yang mereka sebut sebagai jenderal," katanya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Geger Subuh di Bogor, Densus 88 Ciduk Terduga Teroris Berkedok Pedagang Kembang di Rumpin
-
Pohon Gamal, dari Pagar Kebun Jadi Sumber Energi Hingga Ladang Cuan
-
Panji Gumilang Jadi Tersangka, Eks Pegawai Ngaku Pernah Colong Kotak Amal Masjid demi Pendanaan Al Zaytun
-
Mahfud MD Sebut Ponpes Al Zaytun Dulunya Yayasan NII, Dibantah Kubu Panji Gumilang: Tak Ada Bukti Dokumennya!
-
Hendropriyono Blak-blakan, Ternyata Sempat Rekrut Panji Gumilang untuk Redam NII
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Pasukan Orange Tuntaskan Bersih-Bersih Sisa Perayaan Tahun Baru Sebelum Subuh
-
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Kehidupan Anak di Tapanuli Tengah
-
Pendidikan Pascabencana di Sumatra: Ketika Sekolah Dibuka Kembali, Siapkah Anak-Anak Belajar?
-
Tragedi di Labuan Bajo, Mengapa Kapal Pinisi Mudah Tenggelam saat Cuaca Ekstrem?
-
Kejar Target 3 Juta Hunian, Presiden Prabowo Siapkan Lembaga Percepatan Pembangunan Perumahan
-
Masyarakat Apresiasi Gerak Cepat Bina Marga Pulihkan Jembatan Lawe Mengkudu 1
-
Komitmen Dukung Konektivitas, Bina Marga Telah Pulihkan 10 Titik Jembatan Terdampak di Aceh
-
Bicara Progres Penanganan Bencana, Ini Ultimatum Prabowo ke Pelanggar Hukum
-
Duduk Bareng Warga Batang Toru di Malam Tahun Baru, Prabowo Pesan 'Tidak Boleh Merusak Alam'
-
Kado Kemanusiaan dari Bundaran HI: Warga Jakarta Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra