Suara.com - Sore ini, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghadiri rapat terbatas dengan topik pembahasan perkembangan persiapan Asian Games XVIII tahun 2018 di kantor Presiden, Jakarta.
Ahok merupakan salah satu tokoh yang sekarang paling menjadi perhatian publik. Dia diserang banyak pihak sampai menjelang pilkada Jakarta putaran kedua yang akan diselenggarakan, besok.
Ketika ditanya jurnalis mengenai apakah ada doa khusus sebagai persiapan mengikuti pilkada, Ahok malah bercanda.
"Sudah jampi-jampian air begitu ya?" kata Ahok yang kemudian tertawa.
Ahok kemudian mengimbau warga Jakarta untuk datang ke tempat pemungutan suara agar dapat memberikan hak pilih. Ahok meminta warganya jangan mengkhawatirkan permasalahan surat undangan pemilihan atau formulir C 6. Sebab, jika formulir bermasalah, warga tetap bisa menggunakan hak pilih.
"Saya kira orang nggak usah takut kalau C 6-nya salah tulis. Kan ada beberapa oknum yang sengaja salah tulis, NIK-nya salah tulis, namanya sama, nggak usah khawatir. C 6 kan hanya kartu undangan, bukan untuk syarat milih gitu lho," ujar dia.
Warga yang menemukan adanya kesalahan pada formulir C 6 diminta untuk melapor ke petugas TPS sambil menunjukkan e-KTP. Warga tetap bisa memilih asalkan tercatat dalam daftar pemilih tetap.
"Jadi kalau ada oknum di panitia (TPS) nggak kasih izin untuk memilih, karena C6, NIK nya itu berbeda, itu justru harus kita perkarakan, berarti ada unsur kesengajaan. Jadi masyarakat harus datang ke TPS, yang nggak kebagian C6 pun tetap harus datang. Selama DPT dan e-KTP ada boleh memilih, suket (surat keterangan) juga boleh milih," kata dia.
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius