Itulah tafsir pertama di Nusantara dalam bahasa Jawa dengan aksara Arab hasil tulisan Kiai Soleh Darat.
Begitu penasarannya Kartini akan kitab Al-Quran yang selama berabad-abad begitu tabu untuk diterjemahkan, mampu mengubah keadaan.
Kartini yang merengek bagaikan anak kecil meminta bertemu Kyai Soleh membawa pada masa dimulainya Al-Quran ditafsirkan di Tanah Air.
Meski jilid pertama yang terdiri dari 13 juz mulai dari Surat Al-Fatihah sampai Surat Ibrahim tak pernah terselesaikan karena Kyiai Soleh meninggal, dipelajari secara amat tekun oleh Kartini.
Pemahaman "zonder pretensi", tanpa pamrih, tanpa kepentingan selain revolusi itulah yang membuat dan menggugah kesadaran Kyai Sholeh untuk melakukan pekerjaan besar: menerjemahkan Al-Quran ke dalam Bahasa Jawa.
Sejak itulah bangsa Indonesia berkesempatan untuk dapat mempelajari tafsir Al-Quran secara lebih hakiki sesuai dengan bahasa yang dipahami.
Fakta itu pula yang menunjukkan betapa potensi perempuan begitu besar hingga mampu mengubah cara berpikir orang menuju sesuatu yang semestinya lebih mudah dan lebih baik.
Potensi perempuan tersebut, juga yang disadari dalam konsep kekinian oleh Presiden Joko Widodo, misalnya, dengan memberikan begitu banyak kesempatan kepada perempuan untuk memimpin.
Baca Juga: Man City Keok Lagi, Kali Pertama Guardiola 'Puasa' Gelar
Menurut dia, justru lebih enak bekerja dengan perempuan ketimbang laki-laki sehingga dalam kabinetnya kini ada sembilan menteri perempuan yang menempati pos-pos penting.
Bahkan, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah menteri perempuan terbanyak di dunia.
"Indonesia yang kita cintai bisa menjadi seperti sekarang karena adanya peran perempuan," kata presiden.
Menarik Perhatian
Fakta yang menarik tentang Kartini adalah, ia menjadi perhatian sejumlah tokoh dari luar negeri. Wakil Presiden Amerika Serikat Michael R Pence, misalnya dalam kunjungannya ke Indonesia, sempat menanggapi soal tokoh Kartini sebagai contoh yang baik bagi Indonesia dalam menghargai kesetaraan perempuan.
"Kartini adalah perempuan hebat, dan Indonesia merupakan negara yang baik bagi kami dalam menghargai kesetaraan perempuan," katanya.
Ia berujar, keberadaan Kartini di Indonesia bisa menjadi inspirasi bagi gerakan perempuan di dunia, misalnya dalam menempuh pendidikan untuk memperkuat pembangunan manusia di Asia. "Saya lihat Indonesia sudah melakukan itu," ucap Pence.
Karenanya, menjadi sebuah ketimpangan yang sulit dimengerti ketika bangsa Kartini sendiri justru tidak banyak belajar dari sesuatu yang telah dipelajari oleh perempuan asal Jepara, Jawa Tengah, itu.
Barangkali setiap pihak perlu belajar dari Kartini bahwa "Minadz-Dzulumaati ilan-Nuur" ...Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya (iman).
Berita Terkait
-
Hari Kartini, Begini Cara TAUZIA Hotels Manjakan Perempuan
-
Interview: Luna Maya Tampilkan 20 Sosok Kartini Masa Kini
-
Survei: Hanya 20 Persen Perempuan Bekerja di Bidang Teknologi
-
Mensos: Filsafat Keagamaan dan Kebhinekaan Kartini Sangat Dalam
-
Hari Kartini, Pertamina Gratiskan Seliter BBM untuk Perempuan
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam
-
Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
-
Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing