Suara.com - Polisi lalu lintas Polda Jawa Barat akan melacak pengendara sepeda motor yang nekat masuk jalan tol Pasteur. Peristiwa ini ketahuan berkat foto dan video yang diungga ke media sosial Line pada Rabu (26/4/2017) pukul 20.30 WIB.
"Memang kami sudah mendapatkan informasi adanya sepeda motor yang memasuki ruas jalan tol. Kita akan selidiki dan lacak berdasarkan foto dan video," ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Jabar AKBP Matrius dikutip dari Antara, Kamis (27/4/2017).
Matrius akan berkoordinasi dengan PT. Jasa Marga untuk mengetahui dari jalur mana pengendara sepeda motor masuk ke jalan tol.
Selain itu, petugas akan mencari identitasnya dengan berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur. Soalnya, sepeda motor tersebut berpelat nomor R
"Kita nanti akan meminta data dari sana. Meskipun nomor polisinya dari sana, bisa saja tinggalnya di sini," kata dia.
Sebelumnya, pemilik akun Line bernama Dio menggunggah video dan tujuh foto tentang aksi pengendara motor yang melaju di jalur tol.
Dalam video, terlihat seorang pria tengah membonceng seorang perempuan dengan menggunakan sepeda motor berpelat nomor R 4135 AR.
Dalam unggahannya, ia menulis:
"Siang tadi, penulis sedang mengendarai mobil dengan santai di tol Pasteur, Bandung. tiba2 penulis dan kawan penulis yang kebetulan duduk disebelah pun kaget dengan adanya motor yang berputar arah DI DALAM JALAN TOL.
Baca Juga: Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Segera Dimulai
Saya dan beberapa pengemudi lain berusaha mengejar pengendara motor ini, saya coba untuk pepet si pengendara motor ini tapi yang ada saya dipepet balik, namanya jg motor mana ada (banyak/mostly) yg mau ngalah bahkan di JALAN TOL yang mana bukan HAKnya.
Sang pengendara motor mulai mengambil jalur kanan yg mana jalur tersebut diperuntukan agar mobil bisa menyalip mobil yg berada di jalur lambat. seperti yg bisa dilihat di video pengendara motor dengan plat nomor R 4135 AR mulai menyalip melalui jalur kanan yang mana sangat berbahaya bagi sang pengendara motor apalagi di jalan tol."
Tag
Berita Terkait
-
Unik Banget, 5 Lip Product Ini Punya Rasa dan Aroma yang Berbeda!
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Percepat Perbaikan Jalan Tol demi Perjalanan Lebih Aman
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Jurist Tan dan Fiona Handayani Lampaui Wewenang sebagai Stafsus Nadiem Makarim
-
Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan
-
Arti Mawar Kuning yang Buat Nadiem Makarim Menangis dan Peluk Erat Driver Ojol di Pengadilan Tipikor
-
MUI Dorong RUU Pidana LGBT ke Prolegnas, Begini Lampu Hijau dari Pimpinan DPR
-
Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?
-
Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google
-
Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?
-
Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi
-
Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro
-
31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat