Suara.com - Warga binaan yang menempati dua blok di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Bentiring Kota Bengkulu terlibat perkelahian pada sore Kamis, sekira pukul 15.30 WIB.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu, Liberti Sitinjak di Bengkulu, Kamis, menyebutkan perkelahian diperkirakan akibat salah paham yang berujung solidaritas dalam bentuk negatif antar sesama warga binaan.
"Itu berasal dari blok khusus (narkoba) dan blok pidana umum, tetapi sudah bisa kita amankan," kata dia.
Saat ini suasana lanjut dia sudah mulai kembali kondusif. Gabungan personel kepolisian, Brimob dan TNI masih berjaga-jaga di Lembaga Pemasyarakatan Bentiring guna mengantisipasi agar kerusuhan tidak berlanjut.
"Untuk tidak tambah meruncing, beberapa orang-orang yang kita anggap masih emosional kita pindahkan," lanjut Kakanwil.
Sebanyak enam orang sekira pukul 21.00 WIB dipindahkan ke Lembaga Pemasyarkatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, dan satu orang ke Rumah Tahanan Malabero Kota Bengkulu.
"Lima orang lagi berada di Polres Kota Bengkulu. Awal kejadian yakni perkelahian antara pidana umum dua orang dan pidana khusus satu orang," kata Liberti.
Akibat kejadian tersebut, terdapat dua orang mengalami luka, satu orang luka di bagian dada, dan yang satunya lagi terluka dibagian kepala dengan mendapatkan dua jahitan.
Kepolisian Bengkulu, menurut Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung, akan tetap akan berjaga walaupun situasi dinilai telah kondusif.
Baca Juga: Lembaga Masyarakat Adat Papua Barat Siap Sukseskan Pilpres 2014
"Anggota masih akan 'standby' disini, kita akan lihat situasi dan perkembangan," ujarnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali