Suara.com - Usai mengukuti aksi simpati bernyanyi bersama Musisi Addi MS di Balai Kota, ratusan warga berbondong-bondong memberikan photo copy KTP sebagai bentuk jaminan penangguhan penahanan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka mengantre di teras pendopo untuk memberikan KTP nya.
Diani, salah satu panitia penggalangan KTP mengatakan penggalangan KTP merupakan bentuk dukungan dan jaminan atas penangguhan Ahok. Hal ini menyusul inisiatif Djarot yang mejaminkan dirinya atas penangguhan penahanan Ahok.
"Kita dadakan saja, idenya kebesaran hati Pak Djarot ingin menjaminkan dirinya untuk penangguhan penahanan Pak Ahok. Ternyata dia nggak sendiri, kita dukung keberanian Pak Djarot dengan pengumpulan KTP," ujar Diani kepada Suara.com di Balai Kota, Jakarta, Rabu (10/5/2017).
Selasa (9/5/2017) kemarin Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara memvonis Ahok dengan hukuman pidana 2 tahun penjara atas penodaan agama. Diani mengatakan dengan pengumpulan KTP, ia berharap Ahok bisa ditangguhkan penahananya.
"Ini bukti Pak Djarot nggak sendiri dan misi kita supaya Pak Ahok jadi tahanan kota," katanya.
Diani pun mempersilahkan warga mana pun yang bersedia memberikan KTP-nya untuk jaminan penangguhan penahanan dengan cara mengisi data dan menyerahkan photo copy KTP. Ia menegaskan bahwa pihaknya tak memiliki target dalam pengumpulan KTP.
"Nggak ada target, kita kumpulkan sebanyak-banyaknya, kalau dirasa cukup untuk jaminan penangguhan penahanan Pak Ahok, kita serahkan ke Pak Djarot," kata Diani.
Silalahi (66) warga Jakarta mengaku memberikan KTP agar Ahok dibebaskan.
"Kita berikan KTP sebagai dukungan penangguhan penahanan Pak Ahok," ucap Silalahi.
Baca Juga: Djarot: Ahok Dipindah ke Mako Brimob karena Jalan Cipinang Macet
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengakui, telah menandatangani surat permohonan jaminan penangguhan penahanan atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Saya tadi sudah menandatangani surat permohonan jaminan penangguhan penahanan atas Pak Basuki," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta, Selasa (9/5/2017).
Mantan Wali Kota Blitar itu juga memastikan, dirinya akan menjadi jaminan seutuhnya atas penangguhan penahanan Ahok sebagai pribadi maupun sebagai Wakil Gubernur DKI.
"Kalau sampai ada apa-apa, saya yang akan menjamin. Artinya jaminan itu berarti jaminan menyeluruh, termasuk kalau sampai terjadi apa apa jaminan termasuk saya menggantikan dipenjara. Ini jaminan seutuhnya," tegasnya.
Namun, ia meyakini Ahok akan kooperatif terhadap pemanggilan, tidak akan menghilangkan barang bukti, dan tak melarikan diri.
Berita Terkait
-
Pendukung Ahok Kumpul di Mako Brimob: Bakal Aksi 40 Hari
-
Djarot: Ahok Dipindah ke Mako Brimob karena Jalan Cipinang Macet
-
Hari Pertama Jadi Plt Gubernur, Djarot Kerjakan Perintah Ahok
-
Vonis Penjara Ahok Banyak Diperbincangkan Media Internasional
-
Cerita Addie MS, Dua Tahun Ikuti Kiprah Ahok di Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan