Suara.com - Kepolisian Sektor Tambora Jakarta Barat menangkap 3 pegawai Mal Seasons City, Jakart Barat karena dugaan penganiayaan. Ketiganya adalah petugas kebersihan mal itu.
Masing-masing yang ditangkap adalah Y, AA dan YR. Sementara yang diduga dianiaya mereka adalah I (5).
"Kejadiannya di Mal Seasons City, Kamis (11/5/2017) sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kepala Kepolisian Sektor Tambora, Jakarta Barat, Komisaris Polisi M. Syafii, Senin (15/5/2017).
Ketiga terduga pelaku menganiayaan lantaran kesal terhadap korban. I dinilai selalu mengotori lantai yang dibersihkan di Mal tersebut.
Rabu (10/5/2017) lalu, ketiga pelaku merencanakan untuk menindak I agar jera. I sering diajak main ke Mall Season City oleh saudaranya yang mempunyai toko tersebut.
"Itu Selanjutnya pada hari Kamis (11/10/2017) sekitar jam 17.00 WIB pelaku Yudi menyuruh saudari Ayu untuk membawa korban ke tangga darurat pintu GF satu," ujar Syafii.
Ketiganya menendang perut I hingga tergelincir jatuh dari anak tangga.
"Korban sempat berteriak minta tolong," ujar Syafii.
"YA masuk ke ruang tangga darurat. Melihat Y sedang menendang korban I. Korban sudah mengalami luka memar pada mata kanannya, dan sudah berdarah dengan posisi korban jongkok kesakitan," ujar Syafii.
Baca Juga: Jatim Berstatus Darurat Kekerasan Anak?
YA, rekan pelaku yang melihat kejadian tersebut, bukannya membantu korban, malah ikut melakukan penganiayaan dengan membenturkan kepala korban ke tembok sebanyak dua kali.
"Setelah melakukan kekerasan terhadap korban lalu Y keluar melalui tangga darurat GF 1 disusul YA keluar melalui pintu yang sama. Meninggalkan korban I yang dalam keadaan terluka dengan posisi jongkok bersandar ke tembok," kata Syafii.
I mengalami luka dibagian kepala, kedua mata, luka memar disekujur tubuh, dan pergelangan tangan kanan patah.
Sabtu (13/5/2017), ketiga pelaku ditangkap sekitar pukul 22.00 WIB. Untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan dan ketiga pelaku sudah berada di Kepolisian Sektor Tambora, Jakarta Barat.
Berita Terkait
-
Perempuan dengan Bola Mata Hitam Ini Bikin Tatapannya Ngeri
-
Lappan: Mayoritas Korban Kekerasan Seksual adalah Anak-anak
-
Mensos : Jangan Anggap Sepele Kekerasan Terhadap Anak
-
Ketemu Utusan Sekjen PBB, Jokowi Bahas Cegah Kekerasan Pada Anak
-
Begini Cara Ibu Dua Anak Ini Cegah Kekerasan Seksual pada Anaknya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks