Suara.com - Sekretaris Panitia Penerimaan dan Pemeriksa Barang untuk proyek kartu tanda Penduduk berbasis elektronik(e-KTP) Endah Lestari pernah dimarahi mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kementerian Dalam Negeri, Irman. Irman marah karena Endah tak meuruti perintahnya untuk menutupi fakta jumlah kartu e-KTP yang sudah dicetak.
"Pak Irman pernah marah, benar itu?" tanya Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi, Abdul Basir di gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2017).
"Sedikit marah," kata Endah saat menjawab pertanyaan jaksa.
"Kenapa marah?" Tanya jaksa lagi.
"(Karena) saya tidak bisa menutupi untuk menyatakan 145 juta itu," jawab Endah.
"Apa yang dikatakan pak Irman?" tanya Jaksa Basir.
"(Irman mengatakan) ibu kan punya anak buah, punya strategi. Jadi itu mempengaruhi psikologi saya saja, jadi saya tidak bisa sebutkan sudah cetak 145 juta. Baru di kertas putih saja sudah takut," kata Endah menirukan ucapan Irman.
Endah mengatakan saat itu jumlah e-KTP yang sudah tercetak baru 123 juta kartu dari proses pengerjaan Tahun 2012-2013. Jumlah tersebut terhitung kurang dari kontrak yang menyatakan panitia harus mencetak 147 juta kartu di tahun yang sudah ditentukan.
Dan karena itu, untuk menutupi kekurangan tersebut, Irman meminta Endah menutupinya dengan membuat berita acara bahwa yang sduah tercetak 145 juta. Namun, apa yang diminta oleh Irman tersebut tidak diturutinya, sebab fakta yang terjadi di lapangan baru tercetak 123 juta kaetu e-KTP.
Baca Juga: Ada 13 Orang Kembalikan Uang Suap e-KTP
Endah menjelaskan hal tersebut ketika jaksa menanyakannya tentang perintah Irman.
"Pernah dipanggil Pak Irman saat (proses) penyelidikan?" tanya jaksa.
"Iya pernah," jawab Endah.
"Apa yang disampaikan?" tanya jaksa.
"Untuk menyampaikan progress pencetakan e-KTP sudah 145 juta di 2013," jelasnya.
"Apa yang anda tangkap, nanti kalau diperiksa sudah cetak 145, supaya tutup tutupin (pencetakan kartu baru mencapai 123 juta)?" tanya jaksa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!