Suara.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yakin semua partai masih mempunyai etika. Belajar dari pilkada Jakarta, Gatot berharap pilkada serentak tahun 2018 berlangsung tanpa pemakaian isu suku, agama, ras, dan antar golongan.
"Saya yakin semua parpol mempunyai etika dan semua berniat untuk membangun. Karena politik sangat mulia tujuannya. Membawa nama rakyat untuk kemaslahatan rakyat juga," kata Gatot usai menghadiri acara rapat pimpinan nasional Partai Golkar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/5/2017).
Imbauan agar menghindari politik SARA sudah disampaikan semua pihak karena terbukti mengancam persatuan masyarakat.
Gatot yakin jika tahun depan masih ada politik SARA, aktornya dari luar negeri yang ingin menciptakan perpecahan.
"Tidak mungkin mereka melakukan itu. Saya tidak percaya. Yang melakukan bukan partai politik, pasti orang-orang atau negara lain yang ingin masuk ke Indonesia dengan menggunakan tangan-tangan Indonesia untuk memecah belah kita," kata Gatot.
Partai memiliki peran strategis untuk mencegah perpecahan bangsa. Gatot mengajak partai untuk mempertahankan keutuhan bangsa.
"Partai politik mempunyai peran yang sangat strategis dalam rangka mewujudkan kesatuan dan persatuan. Kalau Partai politik semua sepakat bersama-sama mencegah, bukan hanya TNI dan polisi. Karena suara rakyat adalah suara politik," ujarnya.
Berita Terkait
-
Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025
-
Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir
-
Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?