Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki aktifitas pesta gay atau homoseksual. Polisi di sana berkaca dengan aktivitas pesta gay yang terjadi di Jakarta akhir pekan lalu.
Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan dikhawatirkan terjadi pula di Jawa Barat.
"Kita sedang menurunkan tim lidik khusus. Kita melidik apakah di Jabar ada atau tidak," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan di Mapolda Jabar, Selasa (23/5/2017).
Anton menuturkan polisi akan menindak tegas pelaku seks sesama jenis jika ditemukan di wilayah hukum Polda Jabar.
"Barang siapa yang melakukan ya nanti berhadapan dengan hukum dan akan berhadapan dengan sanksi sosial yang sangat berat, dia tidak akan diterima oleh masyatakat," ujar dia.
Dikatakan Anton, hubungan seks sesama jenis tidak dibenarkan baik secara agama maupun adab sosial. Ia berharap, kasus ini tidak terjadi di Jawa Barat.
"Ini tentunya bertentangan dengan etika, bertentangan dengan undang-undang, dan juga bertentangan dengan agama. Mudah-mudahan di Jabar tidak ada," katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah memberitahukan kepada masing-masing Polres untuk terus melakukan penyelidikan.
Selain itu, ia berharap peran serta masyarakat dibutuhkan untuk dapat memberikan informasi jika di sekitar tempat tinggalnya ditemukan kasus serupa.
Baca Juga: Dua Gay dan 8 Warga Dicambuk karena Dituduh Berzinah di Aceh
"Kita masih menunggu hasil lidik dan informasi dari masyarakat. Kita harapkan apabila memang mengetahui dan melihat, segera laporkan kepada kami. Kami akan tindak sesuai dengan Undang-undang yang berlaku," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Dua Gay dan 8 Warga Dicambuk karena Dituduh Berzinah di Aceh
-
Polisi Olah TKP Penangkapan Pesta Gay di Atlantis
-
Arus Pelangi Bantu Proses Hukum 10 Tersangka Pornografi Atlantis
-
Foto Telanjang Pesta The Wild One Bisa Viral Dikecam Arus Pelangi
-
126 Orang yang Diciduk dari Pesta Gay, Dipulangkan Hari Ini
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir