Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Sebanyak 48 orang yang tergabung dalam geng motor Tambun 45 diringkus aparat kepolisian. Penangkapan dilakukan ketika kelompok geng motor tersebut hendak menyerang geng motor Prumpung dengan titik pertemuan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur pada Minggu (21/5/2017) dini hari.
"Massa geng motor (Tambun) 45 yang dari Tambun dan Cibitung yang diamankan di Polsek Pondok Gede sebanyak 42 orang dan dari wilayah Pondok Gede 6 orang. Total yang diamankan 48 orang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (24/5/2017).
Menurutnya, polisi juga sudah menetapkan 11 dari 48 orang itu sebagai tersangka, lantaran kedapatan membawa senjata tajam berupa samuarai, parang dan celurit.
"Dari 48 orang tersebut 11 orang kami tetapkan tersangka karena membawa 13 sajam berupa parang, celurit dan samurai," katanya.
Saat massa geng motor Tambun 45 melintas di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, mereka sempat dihadang sejumlah warga. Dari upaya pengadangan itu, warga dan massa geng motor terlibat keributan. Akibat bentrokan itu, satu anggota geng motor Tambun 45 mengalami luka sobekan di jari tengah dan kepala.
Lantaran dihadang warga. Massa pun kemudian berbalik arah menuju ke Jalan Jatiwaringin. Polisi kemudian membekuk kelompok tersebut dengan bantuan dari organisasi masyarakat di daerah sekitar.
"Massa geng motor dari Tambun masuk ke gang buntu sehingga dapat diamankan namun sebagian banyak yang kabur," kata dia
Komentar
Berita Terkait
-
Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap
-
Kocak, The Prediksi dan Bedain Touring ke New Zealand Pakai Kostum Shaun The Sheep
-
Padahal Gabung Geng Motor, Desta Malu dan Minder Pengalaman Touring Kalah Telak dari Chef Juna
-
Dramatis! Detik-detik Resmob Sergap Eksekutor Geng Motor Penembak Warkop di Tanah Abang
-
Tak Berkutik! Pelaku Penembakan Warkop Tanah Abang Ditangkap Resmob Tanpa Perlawanan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan