Suara.com - Rumah mega bintang basket NBA LeBron James di Los Angeles, Amerika Serikat, 'diserang' aksi vandalisme dengan kata-kata rasial.
Demikian disampaikan kepolisian setempat pada, Rabu (31/5/2017), satu hari sebelum memperkuat klubnya Cleveland Cavaliers menjalani laga pertama final NBA musim ini.
"Grafiti dibuat menggunakan cat semprot di gerbang depan rumah James dan para penyelidik sedang mencari kemungkinan tersangka yang terlibat dalam aksi vandalisme ini," kata Juru Bicara Kepolisian Los Angeles, Norma Eisenman, dikutip dari NBCNews, Kamis (1/6/2017).
Eisenman menolak, mengatakan apa ejekan rasial yang dituliskan di grafiti itu. Dia hanya menjelaskan, jika coretan tersebut telah ditimpa cat lain.
"James sedang tidak berada di kediamannya di Los Angeles barat saat aksi tersebut terjadi," ujar Eisenman.
LeBron James yang tercatat tiga kali meraih cincin juara NBA, merupakan lelaki berdarah Afrika-Amerika. Ia adalah pemain paling tajam di playoff NBA. James tercatat empat kali jadi MVP NBA.
Cavaliers dijadwalkan bertanding pada, Kamis ini waktu setempat atau Jumat pagi WIB, melawan tuan rumah Golden State Warriors di Oakland, California.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak